Rasa Malu Tiba Tiba saat Mengingat Kejadian Lama Punya Penjelasan Psikologis
- 28 Agt 2026 14:08 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pernah tiba-tiba teringat kejadian memalukan bertahun-tahun lalu lalu merasa malu lagi seolah-olah baru saja mengalaminya. Reaksi tersebut dapat terjadi karena ingatan autobiografis tidak hanya menyimpan peristiwa, tetapi juga berkaitan dengan emosi dan cara seseorang menilai dirinya ketika mengingat kembali pengalaman tersebut.
Rasa malu termasuk kelompok self-conscious emotions, yaitu emosi yang berkaitan dengan bagaimana seseorang memandang dan mengevaluasi dirinya sendiri. Perasaan tersebut dapat muncul ketika seseorang mengingat pengalaman yang dianggap tidak sesuai dengan standar atau gambaran dirinya, bahkan ketika tidak ada orang lain yang sedang menyaksikannya.
Menariknya, memori autobiografis tidak bekerja seperti rekaman video yang diputar ulang secara persis. Penelitian menunjukkan bahwa setiap kali sebuah pengalaman diingat, memori tersebut dapat dibangun kembali dengan menggabungkan berbagai detail mengenai peristiwa, termasuk konteks dan informasi emosional.
| Baca juga: Mengapa Hari Senin Terasa Lebih Berat |
Karena itu, seseorang dapat merasakan kembali rasa malu ketika memori lama muncul secara spontan. Penelitian mengenai ingatan autobiografis yang muncul tanpa sengaja menemukan bahwa memori semacam ini dapat disertai respons emosional yang lebih kuat, termasuk rasa malu dalam konteks pengalaman sosial.
Rasa malu tersebut juga dapat muncul ketika seseorang sudah memahami bahwa kejadian itu sebenarnya tidak terlalu penting bagi orang lain. Penilaian terhadap diri sendiri tetap dapat membuat pengalaman lama terasa relevan secara emosional meskipun orang-orang yang terlibat mungkin sudah melupakannya.
Pada sebagian orang, kejadian sosial yang dianggap memalukan bahkan dapat terus dipikirkan setelah peristiwa selesai. Penelitian tentang post-event processing menunjukkan bahwa kecenderungan mengulang kembali dan mengevaluasi pengalaman sosial secara negatif lebih banyak ditemukan pada individu dengan tingkat kecemasan sosial yang tinggi.
| Baca juga: Cara Mengatasi Anak Tantrum di Tempat Umum |
Namun, tiba-tiba merasa malu ketika mengingat kejadian lama tidak otomatis menunjukkan seseorang mengalami gangguan psikologis. Sesekali mengingat pengalaman memalukan dan merasakan sedikit rasa malu merupakan bagian yang masih dapat terjadi dalam proses mengingat pengalaman pribadi.
Jika kenangan tersebut muncul sangat sering, terasa mengganggu, membuat seseorang terus menyalahkan diri sendiri, atau sampai menyebabkan seseorang menghindari aktivitas sosial, kondisinya patut diperhatikan. Dukungan dari orang yang dipercaya atau bantuan profesional dapat dipertimbangkan apabila ingatan dan emosi tersebut mulai mengganggu kehidupan sehari-hari.
Jadi, kalau tiba-tiba teringat kejadian memalukan dari masa lalu lalu merasa ingin menghilang karena malu, reaksi tersebut tidak selalu berarti ada sesuatu yang salah dengan diri sendiri. Otak memang dapat kembali memunculkan pengalaman lama dan emosi yang berkaitan dengannya, sementara cara seseorang menilai dirinya saat ini dapat memengaruhi bagaimana kenangan tersebut terasa ketika muncul kembali.
Sumber: Emotion and Autobiographical Memory dalam Psychology of Learning and Motivation; Social and Personality Psychology Compass; Journal of Anxiety Disorders; Journal of Consumer Psychology; Psychonomic Bulletin & Review.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....