Tisu Basah di Mesin Cuci, Benarkah?
- 06 Apr 2026 10:35 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Penggunaan tisu basah dalam mesin cuci menjadi salah satu tips rumah tangga yang banyak dibicarakan belakangan ini. Banyak yang percaya cara ini dapat membantu menghilangkan bulu, rambut, atau serat halus yang menempel pada pakaian.
Secara fungsi, tisu basah dibuat dari bahan serat khusus yang mampu menyerap kotoran dan partikel kecil. Kandungan cairan di dalamnya juga membantu menangkap debu dan rambut agar tidak kembali menempel pada pakaian.
Dalam praktiknya, beberapa orang menggunakan satu hingga dua lembar tisu basah saat mencuci pakaian. Tisu tersebut akan berputar bersama cucian dan berfungsi seperti penangkap bulu selama proses pencucian berlangsung.
Namun, efektivitas cara ini sangat bergantung pada kualitas tisu yang digunakan. Tisu yang terlalu tipis atau mudah hancur justru bisa meninggalkan serpihan dan membuat pakaian menjadi kotor kembali.
| Baca juga: Cara Merawat Wajan Anti Lengket agar Awet |
Dari sisi teknis, mesin cuci modern sebenarnya sudah dirancang untuk membersihkan kotoran melalui kombinasi air, deterjen, dan putaran drum. Oleh karena itu, penggunaan tisu basah hanya bersifat tambahan, bukan solusi utama.
Dikutip dari laman Good Housekeeping Institute pada Senin, 6 April 2026, penggunaan bahan tambahan dalam mesin cuci perlu diperhatikan agar tidak merusak pakaian maupun mesin. Disarankan untuk tetap mengutamakan metode pencucian yang sesuai dengan petunjuk produsen.
Kesimpulannya, tisu basah memang dapat membantu mengurangi bulu pada pakaian dalam kondisi tertentu. Namun, penggunaannya harus bijak dan tidak menggantikan fungsi deterjen serta perawatan mesin cuci yang benar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....