Tips Mencuci Atasan Berbahan Rajut agar Tetap Awet, Lembut, dan Tidak Mudah Melar
- 25 Jul 2026 17:21 WIB
- Bengkulu
RRI.ID.CO, Bengkulu - Atasan berbahan rajut menjadi salah satu pilihan busana yang digemari karena memiliki tekstur lembut, nyaman dipakai, dan memberikan kesan modis. Namun, karakteristik serat rajut yang elastis membuat pakaian ini membutuhkan perawatan khusus, terutama saat proses pencucian agar tidak mudah melar atau berbulu.
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membaca label perawatan pada pakaian sebelum mencuci. Setiap bahan rajut, seperti wol, katun, atau akrilik, memiliki petunjuk pencucian yang berbeda sehingga mengikuti instruksi produsen dapat membantu menjaga kualitas pakaian lebih lama.
| Baca juga: Tisu Basah di Mesin Cuci, Benarkah? |
Disarankan mencuci atasan rajut menggunakan air dingin atau air bersuhu rendah dengan deterjen yang lembut. Hindari penggunaan air panas karena dapat merusak struktur serat, menyebabkan pakaian menyusut, memudar, atau kehilangan bentuk aslinya.
Proses pencucian sebaiknya dilakukan secara manual dengan menekan pakaian secara perlahan tanpa mengucek atau menyikat terlalu keras. Jika menggunakan mesin cuci, pilih mode delicate atau pencucian lembut dan masukkan pakaian ke dalam laundry bag untuk mengurangi gesekan yang dapat memicu munculnya bulu pada permukaan kain.
Setelah dicuci, hindari memeras atau memutar pakaian rajut secara berlebihan. Cukup tekan perlahan menggunakan handuk bersih untuk menyerap air, kemudian jemur di atas permukaan datar agar bentuk pakaian tetap terjaga dan tidak melar akibat berat air.
Penyimpanan juga menjadi bagian penting dalam merawat atasan berbahan rajut. Pakaian sebaiknya dilipat dan disimpan di tempat yang kering, bukan digantung menggunakan hanger karena dapat menyebabkan bagian bahu dan badan pakaian berubah bentuk seiring waktu.
Sejumlah penelitian turut mendukung pentingnya teknik pencucian yang tepat pada pakaian berbahan tekstil. Penelitian "Improved Garment Longevity and Reduced Microfibre Release are Important Sustainability Benefits of Laundering in Colder and Quicker Washing Machine Cycles" oleh Lucy Cotton, Adam S. Hayward, Neil J. Lant, dan Richard S. Blackburn yang diterbitkan dalam jurnal Dyes and Pigments (2020) menunjukkan bahwa pencucian dengan suhu rendah dan waktu yang lebih singkat mampu mengurangi pemudaran warna, pelepasan mikrofiber, sekaligus memperpanjang usia pakai pakaian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....