Terbang tanpa Cemas! Rahasia Menghilangkan Rasa Takut saat Terbang

  • 25 Mar 2026 11:35 WIB
  •  Bengkulu
Poin Utama
  • Takut terbang

RRI.CO.ID, Bengkulu : Rasa takut naik pesawat masih dialami sebagian masyarakat, terutama bagi yang jarang bepergian udara. Padahal, transportasi udara termasuk moda perjalanan paling aman secara statistik di dunia.

Ketakutan saat terbang umumnya dipicu oleh turbulensi, suara mesin, atau perasaan tidak memiliki kendali. Kondisi ini sebenarnya wajar, namun bisa diatasi dengan memahami cara kerja penerbangan.

Salah satu tips yang bisa dilakukan adalah memilih kursi di dekat sayap pesawat. Area ini cenderung lebih stabil sehingga guncangan terasa lebih ringan dibanding bagian depan atau belakang.

Selain itu, penting untuk memahami bahwa turbulensi merupakan hal normal dalam penerbangan. Organisasi seperti International Civil Aviation Organization dan International Air Transport Association menetapkan standar keselamatan yang ketat.

Untuk meredakan kecemasan, penumpang juga bisa mencoba teknik pernapasan sederhana. Tarik napas selama empat detik, tahan empat detik, lalu hembuskan perlahan selama enam detik.

Mengalihkan perhatian selama penerbangan juga efektif mengurangi rasa takut. Menonton film, mendengarkan musik, atau tidur dapat membantu pikiran tetap tenang dan tidak fokus pada kekhawatiran.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah menghindari konsumsi kafein sebelum terbang. Minuman seperti kopi dapat meningkatkan detak jantung dan memicu rasa cemas berlebihan.

Berdasarkan data dari International Air Transport Association dan International Civil Aviation Organization, peluang kecelakaan pesawat sangat kecil. Pesawat modern dilengkapi sistem cadangan berlapis untuk mengantisipasi berbagai kondisi darurat.

Selain itu, pilot menjalani pelatihan intensif dan simulasi darurat secara rutin. Setiap pesawat juga wajib melalui pemeriksaan ketat sebelum dinyatakan layak terbang.

Meski turbulensi sering terasa menegangkan, kondisi tersebut jarang membahayakan keselamatan penerbangan. Secara keseluruhan, perjalanan udara terbukti jauh lebih aman dibandingkan perjalanan darat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....