Anak Kecanduan Game? Ini Solusinya
- 24 Mar 2026 07:26 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Fenomena anak kecanduan game kini semakin sering terjadi dan menjadi perhatian banyak orang tua. Bermain game memang wajar dan bisa menjadi hiburan, namun jika sudah mengganggu fokus, emosi, hingga hubungan keluarga, kondisi ini tidak bisa dianggap sepele.
Banyak orang tua belum menyadari tanda awal kecanduan game. Padahal, gejalanya bisa terlihat dari perubahan perilaku sehari-hari, seperti anak menjadi mudah marah, sulit berkonsentrasi, hingga produktivitas yang menurun. Bahkan, pola tidur yang berantakan juga sering menjadi indikator yang tidak disadari.
Tak hanya itu, dampak lainnya juga bisa memengaruhi kehidupan sosial anak. Hubungan dengan keluarga menjadi renggang, interaksi dengan lingkungan sekitar menurun, dan anak cenderung mencari kesenangan dengan cara yang kurang tepat. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berdampak jangka panjang pada perkembangan anak.
Menjawab persoalan ini, kini hadir layanan DARA (Digital Addiction Response Assistance), sebuah layanan konsultasi online yang dirancang khusus untuk membantu orang tua menghadapi kecanduan game pada anak. Layanan ini memberikan pendekatan yang tidak hanya melarang, tetapi juga mendampingi secara profesional.
Melalui DARA, orang tua bisa mendapatkan berbagai layanan, mulai dari edukasi untuk mengenali tanda awal adiksi, asesmen untuk mengukur tingkat kecanduan, hingga modul pendampingan keluarga. Bahkan, tersedia akses konsultasi langsung dengan konselor hingga psikolog.
Cara mengaksesnya pun cukup mudah. Orang tua hanya perlu mengunjungi situs resmi, memilih layanan konsultasi adiksi, dan memulai konsultasi secara gratis yang terhubung langsung melalui layanan online seperti WhatsApp. Proses ini dirancang praktis agar mudah dijangkau siapa saja.
Karena pada akhirnya, anak tidak hanya butuh larangan, tetapi juga pemahaman dan pendampingan. Jika mulai terlihat tanda kecanduan game, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional. Langkah kecil hari ini bisa menjadi perubahan besar bagi masa depan anak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....