Bahaya Kecanduan Screen Time yang Perlu Diwaspadai Orang Tua

  • 31 Mei 2026 18:06 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Penggunaan gawai pada anak kini menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun, ketika waktu menatap layar atau screen time dilakukan secara berlebihan dan tanpa pengawasan, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi kebiasaan yang berdampak negatif terhadap kesehatan dan perkembangan anak.

Salah satu dampak yang paling sering muncul adalah gangguan tidur. Paparan cahaya biru dari layar ponsel, tablet, maupun komputer dapat menghambat produksi hormon melatonin yang berfungsi mengatur siklus tidur, sehingga anak lebih sulit tidur dan kualitas istirahatnya menurun.

Kecanduan screen time juga dapat memengaruhi kemampuan konsentrasi dan fokus anak. Anak yang terbiasa mendapatkan hiburan instan dari video pendek atau permainan digital cenderung lebih mudah bosan saat harus mengikuti pelajaran, membaca buku, atau melakukan aktivitas yang membutuhkan perhatian dalam waktu lama.

Selain berdampak pada kemampuan belajar, penggunaan gadget berlebihan juga dapat mengurangi aktivitas fisik. Akibatnya, anak berisiko mengalami peningkatan berat badan, gangguan kebugaran tubuh, hingga masalah kesehatan lain yang berkaitan dengan gaya hidup kurang aktif.

Dampak lainnya adalah terganggunya kemampuan sosial dan emosional anak. Ketika terlalu banyak menghabiskan waktu di depan layar, kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan keluarga, teman sebaya, dan lingkungan sekitar menjadi berkurang sehingga kemampuan berkomunikasi dan mengelola emosi dapat terhambat.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal JAMA Pediatrics pada tahun 2024 menemukan bahwa anak-anak yang memiliki durasi screen time lebih tinggi menunjukkan peningkatan risiko gangguan perilaku, kesulitan mengendalikan emosi, serta penurunan kemampuan perhatian. Penelitian tersebut menganalisis data ribuan anak dari berbagai negara dan menegaskan pentingnya pembatasan penggunaan perangkat digital sejak usia dini untuk mendukung perkembangan otak yang optimal.

Para ahli menyarankan orang tua menetapkan batas waktu penggunaan gadget sesuai usia anak serta menciptakan lebih banyak aktivitas alternatif di rumah. Mengajak anak berolahraga, membaca, bermain bersama keluarga, atau melakukan kegiatan kreatif dapat menjadi cara efektif untuk mengurangi ketergantungan terhadap layar sekaligus mendukung tumbuh kembang anak secara lebih sehat dan seimbang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....