Harga Emas Batangan Resmi Turun Tajam di Awal Pekan Ini

  • 30 Mar 2026 09:14 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO,ID, Bengkulu - Harga emas batangan bersertifikat resmi di Indonesia mencatatkan penurunan signifikan pada perdagangan hari Senin ini. Berdasarkan data terbaru, harga jual kembali (buyback) mengalami penyusutan sebesar Rp36.000 menjadi Rp2.425.000 per gram.

Sementara itu, harga beli emas di butik-butik resmi juga terkoreksi cukup dalam sebesar Rp30.000 dibandingkan periode sebelumnya. Kini, masyarakat dapat memperoleh emas batangan dengan harga dasar sebesar Rp2.807.000 per gram.

Penurunan ini merupakan kabar yang cukup mengejutkan bagi para investor logam mulia di tanah air. Pasalnya, pergerakan harga emas selama seminggu terakhir cenderung fluktuatif namun tetap berada di level yang sangat tinggi.

Jika menilik grafik sepekan lalu, harga emas sempat menyentuh angka Rp2.893.000 pada tanggal 22 Maret 2026. Namun, tren tersebut perlahan melandai akibat adanya penguatan mata uang dolar di pasar internasional.

Memasuki pertengahan pekan lalu, harga sebenarnya sempat berusaha bangkit dan stabil di kisaran Rp2.837.000 per gram. Namun, sentimen pasar global yang mulai beralih ke aset berisiko memicu aksi ambil untung massal.

Secara akumulatif, harga emas dalam tujuh hari terakhir telah menyusut lebih dari Rp50.000 per gram. Kondisi ini mencerminkan tingginya volatilitas instrumen investasi aman (safe haven) di tengah kondisi geopolitik yang dinamis.

Meskipun terjadi penurunan hari ini, banyak pengamat pasar modal tetap optimis terhadap prospek emas jangka panjang. Ramalan harga untuk sisa tahun 2026 menunjukkan potensi reli kembali menuju angka Rp3.000.000 per gram.

Beberapa lembaga keuangan internasional memprediksi bahwa emas masih akan menjadi primadona karena ancaman inflasi global. Bank sentral di berbagai negara diperkirakan akan terus menambah cadangan emas mereka untuk menjaga stabilitas ekonomi.

Untuk masa yang akan datang, harga emas diproyeksikan bisa menembus rekor baru jika kondisi ekonomi belum sepenuhnya stabil. Para investor disarankan untuk tetap tenang dan memanfaatkan koreksi harga saat ini sebagai momentum koleksi.

Kesadaran masyarakat untuk berinvestasi emas fisik diprediksi akan terus meningkat hingga akhir tahun nanti. Hal ini didukung oleh keterbatasan pasokan emas murni dari tambang-tambang besar di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....