Loud Budgeting Menjadi Tren Baru

  • 12 Jun 2026 17:17 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Loud budgeting menjadi salah satu tren yang ramai dibicarakan di kalangan generasi muda. Konsep ini mengajak seseorang lebih terbuka mengenai keputusan keuangan yang dimilikinya.

Berbeda dengan kebiasaan sebelumnya, loud budgeting mendorong seseorang untuk tidak merasa malu saat menolak pengeluaran yang dianggap tidak perlu. Alasan berhemat disampaikan secara jujur tanpa rasa gengsi.

Istilah loud budgeting mulai populer setelah banyak dibahas di media sosial, terutama oleh generasi muda yang ingin lebih bijak mengelola keuangan. Tren ini berkembang sebagai respons terhadap meningkatnya biaya hidup dan tekanan gaya hidup konsumtif.

Melalui konsep tersebut, seseorang tidak lagi merasa harus mengikuti setiap ajakan nongkrong, liburan, atau pembelian barang tertentu demi menjaga citra sosial. Prioritas keuangan menjadi pertimbangan utama.

Laporan Deloitte dalam survei Global Gen Z and Millennial Survey menunjukkan kondisi keuangan menjadi salah satu perhatian terbesar generasi muda saat ini. Banyak responden mengaku berupaya mengelola pengeluaran dengan lebih hati-hati.

Fenomena loud budgeting juga dianggap sebagai bentuk perubahan cara pandang terhadap uang. Menabung dan mengatur anggaran kini semakin diterima sebagai bagian dari gaya hidup modern.

Para pengamat keuangan menilai tren ini dapat membantu masyarakat lebih disiplin dalam mencapai tujuan finansial. Keterbukaan mengenai kondisi keuangan juga membantu mengurangi tekanan sosial dalam pergaulan.

Media internasional seperti CNBC dan Forbes turut menyoroti meningkatnya popularitas loud budgeting di berbagai negara. Tren tersebut dinilai menjadi alternatif terhadap budaya konsumtif yang selama ini berkembang.

Meski demikian, loud budgeting tidak berarti seseorang harus membatasi seluruh pengeluaran. Konsep ini lebih menekankan pentingnya pengeluaran yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing individu.

Di tengah berbagai tren gaya hidup yang berkembang, loud budgeting menunjukkan bahwa keputusan untuk berhemat tidak lagi dianggap memalukan. Kesadaran finansial justru mulai menjadi nilai yang semakin dihargai oleh generasi muda.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....