Plus Minus Menabung di Tabungan Bambu atau Keramik
- 10 Jun 2026 17:05 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Menabung menggunakan celengan bambu atau keramik masih menjadi kebiasaan yang dilakukan banyak orang hingga saat ini. Metode tradisional ini dianggap sederhana dan mudah diterapkan oleh berbagai kalangan usia.
Dilansir dari laman lemon8-app.com , Salah satu kelebihannya adalah membantu mengurangi godaan untuk mengambil uang karena celengan biasanya tidak mudah dibuka setiap saat. Kondisi tersebut membuat uang yang disimpan lebih terjaga hingga mencapai target tertentu.
Celengan juga tidak memerlukan biaya administrasi maupun persyaratan khusus seperti yang ditemukan pada layanan keuangan modern. Hal ini membuatnya cocok digunakan oleh anak-anak maupun masyarakat yang baru belajar menabung.
Namun menabung di celengan memiliki risiko keamanan yang lebih tinggi dibandingkan menyimpan uang di lembaga keuangan resmi. Kehilangan atau kerusakan fisik dapat menyebabkan uang yang tersimpan ikut terdampak.
Jumlah uang yang terkumpul juga sulit dipantau secara akurat tanpa membuka atau menghancurkan celengan tersebut. Kondisi ini kadang membuat seseorang kurang mengetahui perkembangan tabungannya.
Selain itu, uang yang disimpan di celengan tidak memperoleh keuntungan tambahan seperti bunga atau imbal hasil tertentu. Oleh karena itu, metode ini lebih cocok untuk tujuan tabungan jangka pendek.
Meskipun memiliki beberapa kekurangan, tabungan bambu atau keramik tetap menjadi sarana yang efektif untuk membangun kebiasaan menabung. Penggunaan metode ini dapat menjadi langkah awal sebelum beralih ke sistem keuangan yang lebih modern.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....