Empat Penerbangan Bengkulu Kembali Dibatalkan Dampak Erupsi Anak Krakatau
- 07 Sep 2026 08:42 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu — Erupsi Anak Gunung Krakatau yang terjadi sejak Jumat malam, 4 September 2026, masih berdampak terhadap penerbangan dari dan menuju Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu. Hingga Senin, 7 September 2026, tercatat empat dari enam penerbangan yang dijadwalkan mengalami pembatalan.
General Manager Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Trisna Wijaya, mengatakan pembatalan penerbangan dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan penumpang dan kru pesawat. Sejumlah penerbangan sebelumnya juga terdampak akibat sebaran abu vulkanik yang memengaruhi jalur penerbangan serta operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta.
Untuk penerbangan maskapai Lion Group, ID 6819 dengan jadwal keberangkatan pukul 06.00 WIB dan IU 835 pukul 10.00 WIB tercatat dibatalkan. Sementara penerbangan IU 831 dan ID 6815 masih berstatus hold dan belum mendapatkan konfirmasi.
Selain penerbangan Lion Group, Citilink juga menerbitkan surat No Operate Flight untuk penerbangan QG991 dan QG907 rute Bengkulu-Cengkareng (Jakarta) pada 7 September 2026. Dengan demikian, penumpang yang terdampak diminta mengikuti informasi terbaru dari masing-masing maskapai.
Sebagai bentuk pelayanan kepada penumpang yang terdampak, pihak Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu juga menyiapkan pembagian masker dan makanan ringan (snack). Pembagian tersebut direncanakan dilakukan mulai pukul 09.00 WIB kepada penumpang yang terdampak pembatalan maupun penundaan penerbangan.
Trisna mengimbau masyarakat yang akan bepergian melalui Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu untuk memantau perkembangan jadwal penerbangan dan berkoordinasi langsung dengan maskapai. Hal tersebut penting untuk memastikan kepastian jadwal sebelum penumpang menuju bandara.
Manajemen InJourney Airports Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, lanjut Trisna, terus berkoordinasi dengan maskapai dan seluruh stakeholder terkait untuk menangani dampak pembatalan maupun penundaan penerbangan. Pihaknya berharap kondisi akibat erupsi Anak Gunung Krakatau segera teratasi sehingga operasional penerbangan dapat kembali normal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....