Layanan Penerbangan Maskapai Garuda Berakhir 28 Maret di Bengkulu
- 27 Mar 2026 17:22 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Maskapai Garuda Indonesia dipastikan akan menghentikan operasional penerbangan di wilayah Bengkulu mulai 28 Maret 2026. Keputusan tersebut diambil oleh manajemen perusahaan setelah melalui berbagai pertimbangan, termasuk aspek bisnis dan tingkat keterisian penumpang pada rute yang dilayani.
Penghentian layanan ini dilakukan meskipun Pemerintah Provinsi Bengkulu telah melakukan upaya lobi dan pertemuan khusus dengan pihak manajemen Garuda Indonesia. Namun, hasil pertemuan tersebut belum mampu mengubah keputusan perusahaan yang telah dinyatakan final.
General Manager Garuda Indonesia Perwakilan Bengkulu, Boby Pratama, menyampaikan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada evaluasi kinerja operasional. Evaluasi tingkat okupansi penumpang pada rute Bengkulu–Jakarta yang masih berada di kisaran 80 persen.
Menurutnya, angka tersebut belum memenuhi target maksimal yang ditetapkan perusahaan untuk menjaga keberlanjutan operasional. Kondisi ini menjadi salah satu faktor utama dalam pengambilan keputusan penghentian layanan penerbangan di daerah tersebut.
“Pihak Garuda sudah mempertimbangkan sisi bisnis secara menyeluruh. Bahkan sebelumnya telah dilakukan kunjungan Gubernur Bengkulu ke Jakarta untuk bertemu dengan manajemen Garuda dan membahas persoalan ini,” ujar Boby Pratama, 24 Maret 2026.
Ia menambahkan, kebijakan serupa juga diterapkan di dua provinsi lainnya sebagai bagian dari langkah efisiensi perusahaan dalam menghadapi dinamika industri penerbangan nasional. Meski demikian, layanan penerbangan di Bengkulu tidak sepenuhnya berhenti.
Maskapai anak perusahaan Garuda, Citilink, masih tetap beroperasi melayani rute dari dan menuju Bengkulu. Manajemen juga membuka peluang untuk melakukan evaluasi kembali kebijakan tersebut, seiring dengan perkembangan kondisi pasar dan permintaan penumpang di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....