Oktober 2025, Nilai Ekspor Bengkulu Turun
- 04 Des 2025 16:21 WIB
- Bengkulu
KBRN, BENGKULU: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu mencatat nilai ekspor Bengkulu periode Januari–Oktober 2025 turun 45,72 persen dibanding periode yang sama tahun 2024, yaitu dari US$154,66 juta menjadi US$83,95 juta.
"Penurunan ekspor disebabkan oleh menurunnya ekspor nonmigas di sektor industri pengolahan sebesar 22,98 persen dari US$10,21 juta menjadi US$7,86 juta, dan di sektor pertambangan dan lainnya sebesar 47,97 persen dari US$143,56 juta menjadi US$74,69 juta," jelas Kepala BPS Bengkulu, Ir Win Rizal MT dalam Berita Statistik Edisi Desember 2025.
Sementara di sektor pertanian, kehutanan dan perikanan mengalami peningkatan sebesar 56,78 persen, dari US$0,89 juta menjadi US$1,39 juta.
Total ekspor Provinsi Bengkulu pada bulan Oktober 2025 mencapai nilai sebesar US$6,46 juta. Nilai total ekspor Oktober 2025 mengalami penurunan sebesar 49,91 persen jika dibandingkan dengan bulan September 2025 yang tercatat sebesar US$12,90 juta.
"Jika dibandingkan dengan nilai ekspor pada bulan yang sama di tahun sebelumnya, nilai ekspor Provinsi Bengkulu pada Oktober 2025 mengalami penurunan sebesar 68,37 persen. Nilai ekspor pada Oktober 2024 tercatat sebesar US$20,42 juta," papar Win Rizal.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa turunnya nilai ekspor Bengkulu pada bulan Oktober tersebut dipengaruhi turunnya ekspor sejumlah komoditas, yaitu batubara yang mencapai 69,93 persen atau dari US$19,87 juta menjadi US$5,98 juta dan karet turun 35,15 persen (dari US$0,53 juta menjadi US$0,34 juta).
"Sementara komoditas lainnya pada Oktober 2025 naik dari sebesar US$0,01 juta menjadi US$0,14 juta (naik sebesar 1.092,92 persen)," imbuhnya.
Pada bulan Oktober 2025, tidak ada ekspor lintah dari Provinsi Bengkulu. Adapun komoditas yang diekspor adalah batubara, gaharu, karet, serangga, batu kerikil alam, kayu olahan, jam dan arloji serta bagiannya dan paket pos lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....