Anyaman Rotan Enggano Masih Tetap Diminati di tengah Produck Pabrikan
- 24 Agt 2026 12:23 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Kerajinan anyaman rotan masih menjadi salah satu produk kerajinan yang memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomi sebagian masyarakat Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara. Melimpahnya bahan baku rotan yang tersedia di hutan Enggano membuat sebagian warga memanfaatkannya untuk membuat berbagai kebutuhan sehari-hari sekaligus menjadikan kerajinan anyaman rotan.
Salah satu pengrajin anyaman rotan asal Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Rohani,mengatakan, hingga kini masih aktif memproduksi berbagai jenis kerajinan secara manual dan menjadikannya sebagai pekerjaan sampingan setelah berkebun untuk menambah penghasilan keluarga. Berawal dari coba-coba pada tahun 2018, kegiatan ini terus ditekuni hingga sekarang dengan proses pembuatan yang membutuhkan ketelitian dan kesabaran, mulai dari menyiapkan bahan rotan, membentuk pola, hingga menyelesaikan anyaman agar menghasilkan produk yang kuat, rapi, dan memiliki nilai jual.
Menurut Rohani, anyaman rotan memiliki berbagai ukuran dan fungsi sesuai kebutuhan masyarakat, mulai dari ukuran kecil untuk menyimpan buah-buahan dan bawang, ukuran sedang untuk mencari kerang di laut maupun kawasan bakau, hingga ukuran besar atau kinjaghar yang digunakan untuk memetik kopi dan memanen jengkol. Dalam pemasarannya, anyaman rotan biasanya dijual melalui pelaku UMKM yang mendapatkannya langsung dari pengrajin, serta dapat dibeli masyarakat secara perorangan.
” bisanya menjadi keranjang tempat untuk buahan, keranjang untuk tempat bawang, untuk ukuran kecil. Kalau ukuran sedang itu biasanya untuk orang mencari kerang dilaut, mencari kerang di bakau. Ukuran besar itu kami orang enggano bilang nya kinjaghar untuk memetik buah kopi, dan panen buah jengkol”
Sementara itu, salah satu pembeli kerajinan anyaman rotan, Leka, warga Kahyapu, Dusun II, Kabupaten Bengkulu Utara, mengatakan bahan rotan kerajinan lebih praktis dan lebih ringan dibawa ke berbagai tempat. Jelasnya ciri khas masyarakat enggano membawa kerajianan rotan dalam aktivitas pekerjaan dikawasan bakau maupun laut.
“Karena anyaman rotan ini sangat mudah dibawah kemana-mana, apalagi dibawah ke bakau,ke laut dan ini adalah ciri khas orang enggano. Kalau saya biasanya digunakan untuk tempat cari kerang cari lokan di bakau,dan bisa digunakan untuk tempat bawang.”
Jelas Leka, Kerajinan anyaman rotan juga bisa digunakan untuk mencari kerang di laut dan lokan di bakau untuk kebutuhan makanan sehari-hari. Harapannya kerajinan anyaman rotan khas Enggano terus dilestarikan dan semakin dikenal serta dapat diperjualkan di pulau enggano. (Yunita/UMB)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....