Sistem Pembayaran QRIS Semakin Diminati Masyarakat

  • 30 Sep 2025 14:59 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu : Sistem pembayaran berbasis QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia. Bank Indonesia melaporkan, sepanjang 2024 jumlah transaksi QRIS mencapai lebih dari 3 miliar kali dengan nilai lebih dari Rp150 triliun.

QRIS dinilai praktis karena memungkinkan masyarakat melakukan transaksi hanya dengan memindai kode QR. Teknologi ini dapat digunakan di berbagai platform, mulai dari warung kecil, toko modern, hingga layanan transportasi daring.

Kemudahan dan keamanan menjadi faktor utama meningkatnya penggunaan QRIS. Sistem ini mengurangi ketergantungan pada uang tunai, sehingga transaksi lebih cepat dan meminimalisasi risiko peredaran uang palsu.

Pelaku UMKM juga merasakan manfaat besar dari sistem ini. Mereka bisa menerima pembayaran digital tanpa harus menyediakan mesin EDC yang mahal. Hal ini membantu memperluas akses layanan keuangan bagi usaha kecil.

Generasi muda menjadi pengguna terbesar QRIS. Mereka terbiasa dengan pembayaran digital untuk kebutuhan sehari-hari seperti makanan, belanja online, hingga hiburan.

Meski demikian, tantangan masih ada. Beberapa daerah terpencil belum memiliki akses internet stabil, sehingga penggunaan QRIS belum bisa berjalan maksimal.

Pemerintah dan perbankan berupaya memperluas infrastruktur digital serta memberikan edukasi literasi keuangan agar masyarakat semakin terbiasa dengan pembayaran nontunai.

Dengan terus meningkatnya jumlah pengguna, QRIS diprediksi akan menjadi metode pembayaran utama di Indonesia. Kehadiran teknologi ini diharapkan mampu mempercepat inklusi keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....