Pekan Antariksa Dunia 2026, Kenapa Manusia Ingin Menjelajah Luar Angkasa

  • 07 Okt 2026 12:21 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Setiap tahun, manusia terus mencari tahu apa yang ada di luar Bumi, mulai dari planet, bintang, hingga kemungkinan kehidupan di tempat lain. Rasa ingin tahu tersebut menjadi salah satu alasan mengapa eksplorasi antariksa terus berkembang dan diperingati melalui Pekan Antariksa Dunia setiap 4 sampai 10 Oktober.

Pekan Antariksa Dunia ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai perayaan internasional terhadap kontribusi ilmu pengetahuan dan teknologi antariksa bagi kehidupan manusia. Tanggal tersebut juga berkaitan dengan peluncuran Sputnik 1 pada 4 Oktober 1957 dan mulai berlakunya Perjanjian Luar Angkasa pada 10 Oktober 1967.

Pada 2026, Pekan Antariksa Dunia mengangkat tema Rocket Revolution yang menyoroti perubahan besar dalam teknologi peluncuran. Jika dahulu akses menuju luar angkasa lebih banyak didominasi program pemerintah, kini perusahaan komersial, kelompok akademik, perusahaan rintisan, dan berbagai negara ikut mengembangkan teknologi antariksa.

Salah satu perubahan penting adalah berkembangnya teknologi roket yang dapat digunakan kembali. Teknologi tersebut berpotensi meningkatkan frekuensi peluncuran sekaligus membuat akses menuju orbit menjadi lebih mudah dibandingkan ketika roket hanya dirancang untuk sekali penerbangan.

Namun, alasan manusia menjelajah luar angkasa bukan hanya untuk melihat sesuatu yang jauh dari Bumi. Penelitian antariksa juga membantu manusia memahami tata surya, mempelajari kondisi planet lain, mengembangkan teknologi baru, serta meningkatkan pengetahuan tentang tempat manusia tinggal.

Teknologi antariksa bahkan memiliki manfaat yang terasa dalam kehidupan sehari-hari. Pengamatan dari luar angkasa dapat membantu berbagai kebutuhan di Bumi, termasuk pemantauan lingkungan, komunikasi, navigasi, hingga pengamatan kondisi cuaca.

Eksplorasi antariksa juga mendorong generasi muda untuk tertarik pada ilmu pengetahuan, teknologi, teknik, dan matematika. Perserikatan Bangsa-Bangsa menyebut Pekan Antariksa Dunia sebagai salah satu sarana untuk menginspirasi pelajar sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai aktivitas antariksa.

Menariknya, menikmati Pekan Antariksa Dunia tidak selalu membutuhkan perjalanan ke pusat penelitian atau peralatan canggih. Masyarakat dapat memulainya dengan membaca tentang astronomi, mengikuti kegiatan edukasi, mengamati langit malam, atau sekadar memunculkan rasa penasaran terhadap benda-benda yang terlihat di atas kepala.

Pada akhirnya, keinginan manusia menjelajah luar angkasa berawal dari pertanyaan sederhana tentang apa yang berada di luar dunia yang kita kenal. Pekan Antariksa Dunia menjadi pengingat bahwa rasa ingin tahu tersebut tidak hanya mendorong manusia melihat jauh ke luar Bumi, tetapi juga menghasilkan pengetahuan dan teknologi yang kembali memberikan manfaat bagi kehidupan di Bumi.

Sumber: Perserikatan Bangsa-Bangsa, World Space Week Association, dan Vikram Sarabhai Space Centre.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....