IAIN Curup dan BRIN Perkuat Riset Pelestarian Lingkungan

  • 30 Sep 2026 13:43 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - IAIN Curup melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) memperkuat kolaborasi riset bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang riset dan pengembangan pelestarian lingkungan berdasarkan manuskrip dan tradisi lisan di tengah ancaman krisis ekologis di Provinsi Bengkulu. Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Jakarta, Selasa, 29 September 2026, dan dihadiri langsung Rektor IAIN Curup Prof. Dr. Idi Warsah, serta Ketua LPPM IAIN Curup Dr. Mirzon Daheri.

Dikutip dari laman IAIN Curup pada Rabu, 30 September 2026, kolaborasi tersebut menjadi langkah untuk mempertemukan kajian manuskrip dan tradisi lisan dengan persoalan lingkungan kontemporer. Pengetahuan yang tersimpan dalam naskah, ingatan kolektif, dan tradisi masyarakat dikaji tidak hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai sumber pengetahuan mengenai nilai-nilai pelestarian lingkungan.

Rektor IAIN Curup, Prof. Dr. Idi Warsah, M.Pd.I., menyambut baik penguatan kerja sama tersebut dan menilai kolaborasi dengan BRIN dapat memperluas kualitas serta dampak penelitian sivitas akademika IAIN Curup. Ia menuturkan kerja sama tersebut juga menjadi kesempatan untuk menghubungkan kekayaan pengetahuan lokal masyarakat Bengkulu dengan riset akademik yang lebih kuat.

“Kerja sama ini menjadi ruang yang sangat baik untuk menghubungkan kekayaan pengetahuan lokal masyarakat Bengkulu dengan riset akademik yang lebih kuat. Manuskrip dan tradisi lisan menyimpan banyak nilai serta kearifan yang penting untuk dikaji, termasuk bagaimana masyarakat sejak dahulu membangun hubungan dengan alam dan menjaga lingkungannya,” ujar Idi Warsah.

Ia berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada kegiatan penelitian, tetapi dapat menghasilkan publikasi ilmiah, dokumentasi pengetahuan lokal, rekomendasi, serta bentuk pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat nyata. Menurutnya, kerja sama ini juga dapat mendorong pengembangan riset ekoteologi yang memiliki kekayaan data di wilayah Rejang Lebong dan sekitarnya.

Selain pengembangan riset, Idi Warsah menuturkan kolaborasi tersebut dapat menjadi bagian dari penguatan distingsi IAIN Curup menuju UIN Curup ke depan. Upaya tersebut sejalan dengan arahan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI dalam pengembangan institusi dan penguatan bidang keilmuan.

Ketua LPPM IAIN Curup, Dr. Mirzon Daheri, M.A.Pd., menilai kerja sama dengan BRIN membuka ruang lebih luas bagi dosen dan peneliti IAIN Curup untuk membangun jejaring penelitian. Ia berharap sinergi antarlembaga dapat memperkuat metodologi, kualitas data, publikasi, serta hilirisasi hasil penelitian agar memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Melalui kerja sama tersebut, IAIN Curup berharap riset mengenai manuskrip dan tradisi lisan masyarakat Bengkulu dapat berkembang menjadi basis pengetahuan untuk menjaga warisan budaya sekaligus merespons persoalan lingkungan secara kontekstual dan berkelanjutan. Kolaborasi dengan BRIN juga diharapkan memperkuat ekosistem penelitian IAIN Curup serta mendorong lahirnya riset yang berkualitas secara akademik dan memberikan dampak bagi masyarakat serta lingkungan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....