Inseminator Bengkulu Utara Raih Penghargaan Inseminator Terbaik 2026

  • 29 Sep 2026 16:00 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Petugas inseminasi buatan (IB) Kabupaten Bengkulu Utara, Endang Sukanto, meraih penghargaan sebagai Inseminator Terbaik dalam rangka Bulan Bakti Peternakan 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas konsistensinya dalam menjalankan pelayanan reproduksi dan kesehatan ternak di wilayah kerjanya.

Endang telah menjalankan tugas sebagai inseminator sejak 2013. Selama menjalankan tugas tersebut, ia secara rutin melakukan inseminasi buatan atau kawin suntik pada sapi serta memberikan pelayanan pengobatan bagi ternak yang membutuhkan.

Menurut Endang, kedisiplinan dalam membuat laporan menjadi salah satu bagian penting dalam menjalankan tugas sebagai inseminator. “Kita selama dari tahun 2013 itu rajin membuat laporan, baik itu laporan manual ataupun online ke pusat,” ujar Endang.

Ia menuturkan, pelaporan dilakukan untuk mendokumentasikan kegiatan yang telah dilaksanakan di lapangan. Selain laporan, kegiatan rutin yang dilakukan mencakup pelayanan kawin suntik sapi sebagai inseminator dan pengobatan ternak.

Pelayanan inseminasi buatan menjadi salah satu upaya untuk mendukung peningkatan produktivitas dan populasi ternak sapi. Dengan pelaksanaan IB yang dilakukan secara teratur, peternak diharapkan dapat memperoleh hasil reproduksi ternak yang lebih terarah.

Endang juga mengajak para inseminator di daerah lain untuk terus meningkatkan pelayanan kepada peternak. Ia menyebut Provinsi Bengkulu memiliki sembilan kabupaten dan satu kota yang membutuhkan dukungan pelayanan inseminasi buatan secara berkelanjutan.

Ia berharap setiap inseminator dapat mencapai sedikitnya 35 ekor hasil IB dalam setiap bulan. “Harapan saya kepada inseminator yang lain yang ada di sembilan kabupaten dan satu kota itu kalau bisa dalam setiap bulan minimal 35 ekor hasil IB,” tutur Endang.

Menurutnya, capaian tersebut diharapkan dapat memberikan dampak terhadap peningkatan kelahiran anak sapi pada periode berikutnya. Endang menyebut kondisi tersebut sebagai upaya menciptakan “panen pedet” untuk satu tahun berikutnya.

Penghargaan sebagai Inseminator Terbaik dalam Bulan Bakti Peternakan 2026 diharapkan semakin mendorong petugas untuk meningkatkan kualitas pelayanan di lapangan. Endang pun menilai keberhasilan inseminasi buatan tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga membutuhkan kerja sama dengan peternak dalam menjaga kondisi dan kesehatan ternak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....