Cek Kesehatan Gratis (CKG) di IAIN Curup Periksa 650 Mahasiswa dan Dosen
- 29 Sep 2026 15:30 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - IAIN Curup bersama Puskesmas Tunas Harapan Curup Utara dalam Program Cek Kesehatan Gratis atau CKG. Kegiatan CKG tersebut berakhir pada Senin, 28 September 2026.
Dikutip dari laman IAIN Curup pada Selasa, 29 September 2026, selama pelaksanaan CKG di tiga fakultas, sebanyak 650 mahasiswa dan dosen mengikuti pemeriksaan kesehatan. Jumlah tersebut belum mencakup seluruh mahasiswa karena sebagian peserta tengah mengikuti kegiatan akademik di luar kampus, termasuk Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan program magang.
Pelayanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat, kolesterol, serta skrining kondisi kesehatan lainnya. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk membantu sivitas akademika mengenali kondisi kesehatan lebih awal dan mengambil langkah tindak lanjut apabila ditemukan faktor risiko tertentu.
Berdasarkan laporan sementara tim Puskesmas Tunas Harapan, sekitar 1,38 persen dari 650 peserta terindikasi memiliki tekanan darah tinggi dan 1,38 persen menunjukkan kadar gula darah tinggi. Sementara itu, sekitar 0,77 persen peserta memiliki kadar asam urat tinggi dan 0,77 persen menunjukkan kadar kolesterol tinggi.
Selain hasil pemeriksaan tersebut, sekitar 9,85 persen peserta memperoleh hasil skrining awal yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan tuberkulosis atau TBC. Hasil tersebut belum merupakan diagnosis TBC karena peserta masih memerlukan pemeriksaan laboratorium dan tindak lanjut dari tenaga kesehatan.
Rektor IAIN Curup, Prof. Dr. Idi Warsah, M.Pd.I., mengapresiasi Puskesmas Tunas Harapan atas kolaborasi dan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada sivitas akademika IAIN Curup. Ia menuturkan kegiatan tersebut penting karena kondisi kesehatan menjadi salah satu faktor yang mendukung mahasiswa dalam menjalani proses pendidikan.
“Kami mengapresiasi Puskesmas Tunas Harapan yang telah memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan secara bertahap di lingkungan IAIN Curup. Hasil pemeriksaan ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua bahwa menjaga kesehatan dan melakukan deteksi dini sama pentingnya dengan mengobati ketika sudah mengalami keluhan,” ujar Idi Warsah.
Ia juga mengajak mahasiswa dan seluruh sivitas akademika untuk menjadikan pola hidup sehat sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Menurutnya, upaya tersebut dapat dilakukan dengan menjaga pola makan, berolahraga, beristirahat secara cukup, serta tidak mengabaikan pemeriksaan lanjutan apabila ditemukan kondisi kesehatan yang membutuhkan perhatian.
Program CKG ini diharapkan tidak berhenti pada pemeriksaan kesehatan, tetapi dapat menumbuhkan budaya sadar kesehatan di lingkungan kampus. Kolaborasi IAIN Curup dan Puskesmas Tunas Harapan juga diharapkan terus berkembang melalui kegiatan promotif dan preventif untuk menciptakan lingkungan kampus yang sehat dan produktif.
Melalui kegiatan tersebut, IAIN Curup berupaya mendorong sivitas akademika lebih peduli terhadap kondisi kesehatan dan melakukan deteksi dini secara berkala. Kesadaran menjaga kesehatan diharapkan dapat mendukung mahasiswa, dosen, dan seluruh sivitas akademika dalam menjalankan aktivitas akademik secara optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....