Pakan Ayam Alternatif, Manfaatkan Bahan Lokal dengan Tepat
- 29 Sep 2026 13:06 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pakan merupakan salah satu komponen biaya terbesar dalam usaha peternakan ayam, sehingga pemanfaatan bahan pakan alternatif menjadi perhatian banyak peternak. Bahan lokal berpotensi membantu menekan biaya apabila tersedia secara konsisten dan mampu memenuhi kebutuhan nutrisi ayam sesuai umur serta tujuan pemeliharaannya.
Dilansir dari laman biologi.ugm.ac.id, jagung merupakan salah satu bahan pakan yang umum digunakan karena menjadi sumber energi bagi unggas. Penggunaannya perlu dikombinasikan dengan bahan lain yang menyediakan protein, mineral, vitamin, dan asam amino agar ransum tidak hanya memenuhi kebutuhan energi.
Dedak padi dapat digunakan sebagai bahan campuran pakan karena tersedia di sejumlah daerah dan memiliki kandungan serat serta energi yang bervariasi. Kualitas dedak perlu diperiksa karena bahan yang tercemar jamur, berbau tengik, atau disimpan dalam kondisi lembap dapat membahayakan kesehatan ayam.
Bungkil kedelai atau bahan sumber protein lain dapat digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan protein dalam ransum. Peternak perlu memperhatikan kualitas pengolahan dan formulasi bahan agar kandungan asam amino sesuai dengan kebutuhan ayam.
Beberapa bahan lain seperti tepung ikan, tepung bahan pangan tertentu, atau produk samping pertanian dapat dipertimbangkan apabila aman dan memiliki nilai nutrisi yang diketahui. Penggunaan sisa makanan rumah tangga secara sembarangan perlu dihindari karena kandungan garam, minyak, bumbu, dan risiko kontaminasinya tidak selalu sesuai untuk ayam.
Peralihan ke pakan alternatif sebaiknya dilakukan dengan memperhatikan perubahan konsumsi, pertambahan bobot badan, produksi telur, dan kondisi kesehatan ternak. Formulasi pakan perlu disesuaikan dengan jenis ayam, fase pertumbuhan, serta tujuan produksi karena kebutuhan ayam pedaging berbeda dari ayam petelur.
Pemanfaatan pakan alternatif dapat memberikan manfaat apabila dilakukan melalui perhitungan nutrisi dan pengawasan kualitas bahan secara teratur. Dengan memilih bahan yang aman, menyusun ransum seimbang, serta mengevaluasi hasil pemeliharaan, peternak dapat mengelola biaya tanpa mengabaikan kesehatan dan produktivitas ayam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....