Mengelola Tanah Gersang agar Kembali Produktif
- 29 Sep 2026 11:43 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Tanah gersang menjadi tantangan bagi masyarakat yang ingin mengembangkan kegiatan pertanian maupun penghijauan di lingkungan tempat tinggal. Kondisi tersebut dapat dipengaruhi oleh rendahnya kandungan bahan organik, keterbatasan air, erosi, pemadatan tanah, atau karakteristik alami lahan.
Dilansir dari laman senimanpertanian.com, langkah awal yang perlu dilakukan adalah mengenali kondisi tanah, termasuk tekstur, kemampuan menyerap air, tingkat keasaman, dan ketersediaan unsur hara. Informasi tersebut dapat membantu menentukan jenis tanaman serta teknik perbaikan lahan yang sesuai dengan kebutuhan.
Penambahan bahan organik seperti kompos matang dapat membantu memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan kemampuannya menahan air. Bahan organik juga menyediakan unsur hara secara bertahap, meskipun kebutuhan pemupukan tetap perlu disesuaikan dengan jenis tanaman dan kondisi tanah.
Penggunaan tanaman penutup tanah dapat membantu melindungi permukaan lahan dari hantaman air hujan dan mengurangi risiko erosi. Pada lahan miring, penerapan terasering atau penanaman mengikuti garis kontur dapat membantu memperlambat aliran air dan menjaga tanah agar tidak mudah terbawa.
Pengelolaan air menjadi faktor penting dalam memperbaiki tanah yang kekurangan kelembapan, terutama pada musim kemarau. Masyarakat dapat menggunakan mulsa dari bahan organik untuk mengurangi penguapan, sekaligus mengatur penyiraman agar air digunakan secara efisien.
Pemilihan tanaman perlu mempertimbangkan iklim, ketersediaan air, dan kemampuan tanaman beradaptasi dengan kondisi tanah setempat. Tanaman yang relatif tahan kering dapat menjadi pilihan awal, tetapi jenis yang tepat tetap perlu ditentukan berdasarkan karakteristik lahan dan tujuan penggunaannya.
Perbaikan tanah gersang membutuhkan waktu serta pemeliharaan yang konsisten, sehingga hasilnya tidak selalu dapat terlihat dalam waktu singkat. Dengan kombinasi bahan organik, pengelolaan air, perlindungan dari erosi, dan pemilihan tanaman yang tepat, lahan dapat berangsur-angsur menjadi lebih produktif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....