Melalui Bulan Bakti Peternakan, Pemprov Bengkulu Ajak Perkuat Ketahanan Pangan
- 28 Sep 2026 15:59 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Provinsi Bengkulu terus memperkuat sektor peternakan sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan, menggerakkan ekonomi masyarakat, dan mendukung kesehatan masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, yang mewakili Gubernur Bengkulu, saat membuka Bulan Bakti Peternakan dan Hari Rabies Sedunia 2026, Senin, 28 September 2026, di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu.
Herwan mengatakan sektor peternakan memiliki peran strategis yang tidak hanya berkaitan dengan penyediaan pangan asal hewan. Menurutnya, sektor tersebut juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
“Peternakan bukan hanya menyediakan daging, telur, dan susu yang bernilai gizi tinggi, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi rakyat yang membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Herwan. Karena itu, pembangunan sektor peternakan perlu mendapat perhatian dan dukungan bersama dari berbagai pihak.
Herwan menuturkan pelaksanaan Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan yang telah memasuki usia ke-190 merupakan momentum untuk mengapresiasi kontribusi insan peternakan dalam mendukung ketahanan pangan. Peringatan tersebut semakin bermakna karena dilaksanakan bersamaan dengan Hari Rabies Sedunia yang diperingati setiap 28 September.
Menurut Herwan, rabies masih menjadi salah satu penyakit yang perlu diwaspadai karena dapat mengancam kesehatan hewan dan manusia. Ia mengungkapkan, edukasi kepada masyarakat, pencegahan, serta peningkatan kesadaran mengenai rabies harus dilakukan secara berkelanjutan untuk menekan risiko penularan.
“Momentum Hari Rabies Sedunia ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat komitmen dalam mengendalikan serta memberantas rabies,” tutur Herwan. Ia menambahkan, upaya pengendalian rabies bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.
Herwan menjelaskan berbagai kegiatan dalam rangkaian Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan dirancang agar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama para peternak. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 September 2026, dengan menyediakan berbagai pelayanan dan edukasi di bidang peternakan dan kesehatan hewan.
Masyarakat dapat memanfaatkan sejumlah layanan, seperti vaksinasi rabies dan pelayanan kesehatan hewan gratis, Gerakan Makan Telur atau Gemar Telur, serta konsultasi teknis peternakan. Selain itu, terdapat pendampingan kelompok tani, demonstrasi pemeriksaan semen beku dan inseminasi buatan, pemeriksaan kebuntingan ternak, serta pameran teknologi reproduksi dan pakan ternak.
Herwan mengatakan rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong transformasi sektor peternakan agar semakin modern, produktif, dan berdaya saing. Pemerintah Provinsi Bengkulu juga akan terus memberikan pendampingan, fasilitasi, dan dukungan kepada pelaku usaha peternakan untuk meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan peternak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....