Badan Pusat Statistik Tegaskan bahwa Desil Bukan Penentu Penerima Bansos
- 14 Sep 2026 13:16 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu menegaskan bahwa desil bukan indikator dalam menentukan penerima bantuan sosial atau bansos. Desil merupakan metode BPS untuk mengelompokkan masyarakat berdasarkan kondisi sosial ekonomi.
Plt. Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Sahranudin, S.E., M.Si., saat dialog Bengkulu Menyapa di RRI Bengkulu menuturkan bahwa desil digunakan untuk membagi masyarakat ke dalam sepuluh kelompok. Setiap kelompok atau desil mencakup sekitar sepuluh persen dari keseluruhan penduduk.
Menurut Sahranudin, posisi seseorang dalam desil tidak dapat langsung diartikan sebagai ukuran tingkat kekayaan ataupun penentu kelayakan menerima bansos. Ia mengucap, masyarakat perlu memahami fungsi desil agar tidak keliru dalam mengartikan pengelompokan tersebut.
"Kita harus sampaikan bahwa desil bukan indikator dalam penentuan bantuan sosial, itu yang harus digaris bawahi," ujar Sahranudin.
Ia menjelaskan, pengelompokan desil dilakukan BPS dengan mempertimbangkan 41 kriteria. Dengan demikian, posisi seseorang dalam suatu desil merupakan hasil dari proses pengelompokan berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi masyarakat.
Sahranudin mencontohkan, apabila jumlah penduduk Bengkulu sekitar 2,2 juta jiwa, maka sepuluh persen penduduk berada dalam setiap kelompok desil. Namun, pembagian tersebut tidak berarti seluruh orang dalam satu desil memiliki tingkat kekayaan atau kondisi ekonomi yang sama.
"Kalau Anda di desil sepuluh, bukan berarti Anda sama dengan sultan," tutur Sahranudin. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa posisi desil tidak dapat digunakan untuk menyimpulkan seseorang sebagai orang kaya atau memiliki tingkat kesejahteraan tertentu secara mutlak.
Sahranudin menambahkan, pemahaman mengenai desil penting agar masyarakat tidak menganggap status desil sebagai penentu tunggal penerimaan bantuan sosial. Ia berharap masyarakat dapat memahami bahwa desil merupakan metode statistik untuk mengelompokkan penduduk berdasarkan sejumlah kriteria yang digunakan BPS.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....