IAIN Curup Ikut Tanam Bawang Putih Serentak

  • 21 Agt 2026 16:19 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup turut mendukung gerakan penanaman bawang putih serentak di 17 provinsi sebagai bagian dari upaya mempercepat swasembada bawang putih nasional. Untuk Provinsi Bengkulu, kegiatan dipusatkan di lahan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Bengkulu, Kelurahan Simpang Nangka, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong.

Dikutip dari laman IAIN Curup pada Kamis, 20 Agustus 2016, IAIN Curup diwakili oleh Wakil Rektor III Dr. Sagiman, M.Kom., dan Kepala Biro AUAK Puji Edi Purnomo, S.Sos.I., M.Hum. Keduanya turut melakukan penanaman bibit bawang putih bersama unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, serta sejumlah instansi yang hadir.

Kegiatan penanaman serentak yang berlangsung pada Rabu, 19 Agustus 2026 tersebut dihadiri jajaran Polda Bengkulu, Pemerintah Provinsi Bengkulu, Plt. Bupati Rejang Lebong, Polres Rejang Lebong, DPRD Kabupaten Rejang Lebong, Pengadilan Negeri Rejang Lebong, Yonif 144/Jaya Yudha, Kejaksaan Negeri Rejang Lebong, serta Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam mendukung ketahanan pangan di daerah.

Kapolda Bengkulu Irjen. Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., menyampaikan bahwa Provinsi Bengkulu memiliki potensi yang baik untuk mendukung program swasembada bawang putih. Menurutnya, potensi tersebut perlu dikelola secara optimal melalui sinergi dan keterlibatan berbagai pihak.

Kabupaten Rejang Lebong menjadi salah satu wilayah strategis dalam pengembangan komoditas pertanian karena memiliki kondisi geografis dan potensi lahan yang mendukung. Gerakan penanaman serentak diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan simbolis, tetapi dapat berkembang menjadi program berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan.

Wakil Rektor III IAIN Curup Dr. Sagiman, M.Kom., mengatakan keterlibatan perguruan tinggi dalam gerakan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program strategis nasional. "Perguruan tinggi tidak boleh berjalan sendiri dan hanya berfokus pada aktivitas di dalam kampus. Kita juga harus hadir serta berkolaborasi dalam berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat." kata Sagiman.

Dr. Sagiman menambahkan, gerakan penanaman bawang putih merupakan langkah positif dalam membangun kemandirian pangan yang perlu didukung bersama. Menurutnya, perguruan tinggi dapat berkontribusi melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta inovasi untuk mendukung pengembangan sektor pertanian.

Sementara itu, Kepala Biro AUAK IAIN Curup Puji Edi Purnomo, S.Sos.I., M.Hum., menilai kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjawab kebutuhan masyarakat. "Upaya mewujudkan swasembada pangan membutuhkan kerja bersama. Kehadiran berbagai unsur pada kegiatan hari ini menunjukkan adanya semangat kolaborasi untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki daerah." ujar Puji.

Puji Edi Purnomo berharap potensi pertanian Kabupaten Rejang Lebong dapat terus dikembangkan secara produktif dan berkelanjutan. Pengembangan tersebut diharapkan tidak hanya mendukung pencapaian target swasembada bawang putih nasional, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

Keterlibatan IAIN Curup dalam gerakan penanaman bawang putih menjadi bagian dari komitmen institusi untuk memperluas kontribusi di luar bidang pendidikan formal. IAIN Curup mendorong pelaksanaan tridarma perguruan tinggi agar semakin bersentuhan dengan berbagai persoalan dan kebutuhan nyata di tengah masyarakat.

IAIN Curup berharap gerakan penanaman bawang putih serentak dapat menjadi langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan dan mempercepat terwujudnya swasembada bawang putih nasional. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan mampu mengoptimalkan potensi pertanian Bengkulu, khususnya Kabupaten Rejang Lebong.

Ke depan, IAIN Curup juga berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan semangat IAIN Curup menuju UIN Berdampak dan Berkemajuan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....