Jalur Evakuasi Bengkulu Perlu Tetap Steril

  • 18 Agt 2026 19:25 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Keberadaan jalur evakuasi menjadi bagian penting dalam kesiapsiagaan bencana di Kota Bengkulu, terutama bagi masyarakat yang berada di kawasan pesisir dan wilayah dengan potensi terdampak tsunami. Jalur tersebut perlu mudah dikenali dan dapat dilalui masyarakat untuk bergerak menuju titik aman ketika kondisi darurat terjadi.

Kondisi jalur evakuasi tidak hanya berkaitan dengan keberadaan rambu penunjuk arah, tetapi juga akses jalan yang dapat digunakan tanpa hambatan. Masyarakat perlu mengetahui arah evakuasi dan lokasi titik kumpul di lingkungan masing-masing agar tidak kebingungan menentukan tujuan ketika harus menyelamatkan diri.

Sekretaris BPBD Kota Bengkulu, Lander RJ, dalam Dialog Tanggap Bencana Pro 1 RRI Bengkulu, Selasa (18/8/2026), mengatakan jalur evakuasi sebaiknya dikosongkan dari kendaraan yang terparkir. Menurutnya, kondisi tersebut penting agar saat terjadi bencana masyarakat dapat bergerak menuju tempat aman tanpa terhambat kemacetan akibat kendaraan yang memenuhi jalur evakuasi.

Selain memastikan akses jalan tidak terhalang, warga Bengkulu perlu mengenali rambu-rambu yang menunjukkan arah menuju lokasi aman. Peraturan BNPB Nomor 3 Tahun 2025 tentang Rambu dan Papan Informasi Bencana mengatur rambu dan papan informasi sebagai sarana komunikasi, edukasi, dan penyampaian informasi kebencanaan.

Kesiapsiagaan juga dapat dimulai dari lingkungan keluarga dengan mengetahui akses keluar dari rumah menuju jalur evakuasi yang tersedia. BNPB dalam panduan kesiapsiagaan keluarga menganjurkan penentuan titik kumpul, akses atau jalur evakuasi, tempat evakuasi komunitas, nomor kontak darurat, serta menyiapkan kebutuhan dalam tas siaga bencana.

Bagi masyarakat Bengkulu yang tinggal di kawasan rawan tsunami, pemahaman terhadap jalur menuju tempat aman menjadi penting karena proses evakuasi membutuhkan tindakan yang cepat dan terarah. BMKG mengimbau masyarakat yang menghadapi ancaman tsunami untuk menjauhi pantai, menuju tempat yang lebih tinggi, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari pihak berwenang.

Jalur evakuasi pada akhirnya bukan hanya fasilitas penunjuk arah, tetapi bagian dari kesiapan masyarakat menghadapi situasi darurat. Pemahaman terhadap jalur dan titik evakuasi diharapkan menjadi perhatian bersama sebagai bagian dari kesiapsiagaan masyarakat Kota Bengkulu menghadapi potensi bencan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....