Sikapi Perbedaan dengan Bijak, Masyarakat Diminta Mulai dari Diri Sendiri

  • 14 Agt 2026 16:38 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Perbedaan di tengah kehidupan masyarakat perlu disikapi dengan pemahaman dan pola pikir yang positif agar tidak berkembang menjadi sumber perpecahan. Ketua Asosiasi Pendeta Indonesia Bengkulu, Pdt. Minggus Dilla, mengajak masyarakat untuk membangun sikap saling menghargai dengan memulainya dari diri sendiri.

Menurut Minggus Dilla, terciptanya suasana yang baik dan indah dalam kehidupan bermasyarakat tidak dapat hanya bergantung pada sikap orang lain. Setiap individu perlu memiliki pemahaman dan pola pikir yang baik dalam menghadapi berbagai perbedaan yang ada di lingkungan sekitarnya.

"Artinya begini, segala sesuatu yang baik, segala sesuatu yang indah, itu harus mulai dari diri kita sendiri, jangan dari orang lain. Ini sangat berpengaruh dengan pemahaman kita dengan pola pikir kita," ujar Minggus Dilla.

Ia menilai, cara seseorang memahami perbedaan sangat dipengaruhi oleh pola pikir dan karakter yang dimiliki. Karena itu, masyarakat perlu membangun cara pandang yang positif agar perbedaan tidak menjadi alasan untuk saling menyalahkan maupun menjauh.

Selain masyarakat secara umum, pendidik dan tokoh agama dinilai memiliki peran penting dalam membentuk karakter yang mampu menghargai perbedaan. "Peran pendidik, peran tokoh agama, dengan karakter kita, kalau kita selalu melihat perbedaan saja, lalu tidak menimbulkan kesejukan, kapan kita bisa bersama-sama menikmati kedamaian kesejukan di bangsa ini," kata Minggus Dilla.

Minggus Dilla mengingatkan, kebiasaan hanya melihat perbedaan tanpa menghadirkan kesejukan dapat menghambat terciptanya kehidupan yang damai. Menurutnya, perbedaan seharusnya menjadi bagian dari kehidupan bersama yang dapat disikapi dengan saling menghormati.

Ia berharap masyarakat dapat mengedepankan sikap saling memahami dan menghargai dalam menghadapi berbagai perbedaan. Dengan demikian, keberagaman tidak menjadi pemicu konflik, tetapi dapat menjadi kekuatan untuk membangun kehidupan masyarakat yang lebih damai dan harmonis.

Menurutnya, menciptakan kedamaian bukan hanya menjadi tanggung jawab kelompok atau pihak tertentu, melainkan membutuhkan peran setiap individu. Ketika setiap orang mampu memulai kebaikan dari dirinya sendiri, suasana yang sejuk dan harmonis di tengah keberagaman akan lebih mudah diwujudkan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....