IAIN Curup Dorong Sinergi Moneter dan Fiskal di Bengkulu

  • 29 Jul 2026 10:08 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup mendorong penguatan sinergi antara kebijakan moneter dan fiskal sebagai upaya menjaga stabilitas perekonomian sekaligus mendorong investasi produktif dan berkualitas di Provinsi Bengkulu. Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK) IAIN Curup, Puji Edi Purnomo, S.Sos.I., M.Hum., yang mewakili Rektor IAIN Curup, saat menghadiri Sarasehan Perekonomian Bengkulu di Bengkulu, Selasa, 28 Juli 2026.

Dikutip dari laman IAIN Curup pada Rabu, 29 Juli 2026, Puji Edi Purnomo mengatakan Sarasehan Perekonomian Bengkulu memiliki arti penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, perguruan tinggi, dan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, sinergi kebijakan moneter dan fiskal diperlukan untuk menjaga stabilitas ekonomi, meningkatkan optimisme masyarakat, serta mendorong pertumbuhan investasi yang produktif dan berkualitas.

"IAIN Curup menyambut baik pelaksanaan Sarasehan Perekonomian Bengkulu ini. Sinergi antara kebijakan moneter dan fiskal sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas ekonomi, meningkatkan optimisme masyarakat, serta mendorong tumbuhnya investasi yang produktif dan berkualitas di Provinsi Bengkulu," ujar Puji Edi Purnomo.

Ia menambahkan, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah melalui kajian ilmiah, penelitian, pengembangan sumber daya manusia, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, perguruan tinggi harus mampu menghadirkan gagasan, hasil penelitian, serta rekomendasi yang dapat menjadi masukan dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan pemerintah.

"Perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam bidang pendidikan, tetapi juga harus hadir memberikan gagasan, hasil penelitian, dan rekomendasi yang dapat mendukung kebijakan pemerintah. IAIN Curup siap berkolaborasi dan berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan ekonomi Bengkulu yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat," katanya.

Sarasehan Perekonomian Bengkulu menjadi forum strategis untuk menyampaikan perkembangan perekonomian dan kondisi fiskal regional sekaligus memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan. Melalui forum tersebut, pemerintah daerah, Bank Indonesia, perguruan tinggi, dan pihak terkait diharapkan dapat membangun sinergi yang lebih kuat dalam menjaga stabilitas ekonomi serta mendorong investasi yang produktif dan berkualitas di Provinsi Bengkulu.

Kehadiran IAIN Curup dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen perguruan tinggi untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi daerah melalui kolaborasi dan penguatan peran akademik. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung lahirnya kebijakan yang tepat sasaran serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan pembangunan Provinsi Bengkulu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....