Dies Natalis ke-28 Mapasta IAIN Curup, Fokus pada Pelestarian Alam dan Kemanusiaan
- 20 Jun 2026 13:20 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Rejang Lebong - Mahasiswa Pecinta Alam Semesta (Mapasta) IAIN Curup merayakan Dies Natalis ke-28 Tahun 2026. Tahun ini, dies natalis mengusung tema “Akar Asa, Ruang Diskusi hingga Jejak Lestari”.
Dalam kegiatan pembukaan yang berlangsung pada Jumat, 19 Juni 2026, di ruang Aula Harun Al Rasyid IAIN Curup, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong menyampaikan dukungan terhadap berbagai kegiatan pelestarian lingkungan yang dijalankan oleh Mapasta. Dukungan tersebut disampaikan melalui Asisten II Setdakab Rejang Lebong, Titin Verayensi, SKM, MKM.
Titin menyampaikan, Plt Bupati Rejang Lebong sebenarnya memiliki keinginan untuk hadir secara langsung pada kegiatan tersebut. Namun, karena adanya agenda dinas di Jakarta, sehingga dirinya ditugaskan untuk mewakili.
“Mohon maaf, pak Plt. Bupati sebenarnya ingin sekali menghadiri kegiatan ini. Namun beliau ada agenda kegiatan di Jakarta sehingga minta diwakilkan oleh saya,” ungkap Titin.
Selain itu, Titin juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong siap untuk terus bersinergi serta membuka ruang kerja sama dengan Mapasta. “Pemerintah Kabupaten siap bersinergi dan membuka ruang kerja sama dengan Mapasta dalam upaya pelestarian alam di Rejang Lebong.” kata Titin Verayensi.
Pada kesempatan ini, Pembina Mapasta IAIN Curup, Rully Sumanda, menjelaskan bahwa berbagai kontribusi telah diberikan oleh Mapasta selama ini. “Mapasta telah berhasil dalam mendukung keamanan pengunjung sekaligus membantu upaya penyelamatan di lokasi wisata,” ujar Rully.
Lebih lanjut Rully mengatakan bahwa dukungan juga diberikan terhadap pengembangan olahraga paralayang. “Selain itu kami juga mendukung pengembangan olahraga Paralayang, berkat dukungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, saat ini ada dua orang anggota Mapasta, sedang mengikuti pelatihan paralayang di Bogor, Jawa Barat, untuk dipersiapkan menjadi pilot paralayang di daerah,” katanya.
Sementara itu, Ketua Mapasta IAIN Curup, Ariansyah, mengungkapkan bahwa perjalanan selama 28 tahun bukanlah waktu yang singkat, nilai dan semangat yang ditanamkan para senior pendiri disebut terus menjadi fondasi tumbuhnya organisasi. “Usia 28 tahun bukanlah usia yang singkat, dari aka rasa yang ditanam para senior pendiri, Mapasta terus tumbuh menjadi wadah bagi mahasiswa yang peduli terhadap lingkungan,” ujar Ariansyah.
Berbagai program juga disebut telah dilaksanakan oleh Mapasta selama perjalanannya. “Berbagai kegiatan telah kami laksanakan, mulai dari pendidikan dan pelatihan, ekspedisi dan penjelajahan, konservasi lingkungan, hingga kegiatan SAR dan kemanusiaan.” kata Ariansyah mengkahiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....