Hati-hati, Long Weekend Bisa Menyebabkan Post-Holiday Blues
- 30 Apr 2026 16:34 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Bulan Mei 2026 menjadi salah satu bulan yang paling ditunggu para pekerja di Indonesia, karena pemerintah telah menetapkan sejumlah hari libur nasional dan cuti bersama. Setidaknya ada tiga long weekend sepanjang Mei 2026.
Beberapa tanggal merah seperti Hari Buruh Internasional pada 1 Mei, Kenaikan Yesus Kristus pada 14 Mei, serta Idul Adha 27 Mei, dan Hari Raya Waisakpada tanggal 31 Mei. Selain itu, adanya cuti bersama juga membuat beberapa momen libur menjadi long weekend yang dinilai menguntungkan bagi para pekerja.
Banyak para pekerja yang memanfaatkan bulan Mei ini untuk merencanakan liburan, berkumpul bersama keluarga, hingga melepas penat dari rutinitas pekerjaan. Tentu sangat tepat apabila bulan Mei 2026 pun disebut sebagai salah satu bulan dengan jumlah hari libur terbanyak sepanjang tahun ini.
Namun, para pekerja tidak boleh terlena dengan libur panjang yang mereka nikmati, karena saat memulai kembali aktivitas ditempat kerja, akan muncul perubahan ritme dari suasana santai ke rutinitas yang padat. Hal ini biasanya disebut dengan post-holiday blues.
Penting bagi para pekerja dalam menyadari perubahan tersebut. Pekerja perlu menyadari bahwa transisi ini memerlukan waktu agar kita bisa kembali fokus secara mindful tanpa merasa terbebani secara mental.
Beberapa langkah untuk memulai kembali bekerja dengan tenang, yang dikutip dari laman ayosehat.kemkes.go.id pada Kamis, 30 April 2026
- Menata Kembali Prioritas: Jangan terburu-buru menyelesaikan semuanya sekaligus; mulailah dengan menyusun daftar tugas dan menentukan prioritas mana yang paling mendesak agar beban mental tidak menumpuk.
- Mencari Semangat Baru: Temukan hal-hal kecil yang membuatmu bersemangat kembali di kantor, seperti menata meja kerja atau berinteraksi positif dengan rekan kerja untuk membangun suasana hati yang baik.
- Menanamkan Rasa Tanggung Jawab: Ingatlah bahwa bekerja adalah sebuah kewajiban yang harus diselesaikan dengan integritas dan rasa tanggung jawab sebagai bentuk pengembangan diri.
- Jangan Menumpuk Pekerjaan: Segera kerjakan tugas-tugas kecil agar tidak menjadi "gunung beban" di kemudian hari; efisiensi di awal akan membantu menjaga kesehatan mentalmu tetap stabil
Agar kesehatan mental bisa terjaga di kantor, ada beberapa cara yang dapat dilakukan, yaitu:
- Lakukan Transisi Secara Bertahap: Healthies dapat meluangkan waktu sejenak untuk menyesuaikan jam tidur dan pola hidup agar tubuh tidak kaget saat kembali ke rutinitas padat
- Fokus pada Hal Positif: Alihkan perhatian dari kesedihan berakhirnya liburan ke arah pencapaian atau target baru yang ingin diraih.
- Tetap Aktif Secara Fisik: Olahraga ringan atau sekadar berjalan kaki di area kantor dapat membantu meningkatkan hormon kebahagiaan dan mengurangi stres pasca-libur.
- Ingat Liburan Berikutnya: Jangan berkecil hati karena liburan telah usai; ingatlah bahwa masih akan ada banyak liburan lain di depan sana yang bisa dinikmati jika pekerjaan saat ini terselesaikan dengan baik dan bertanggung jawab.
Kembali bekerja setelah jeda panjang memang menantang, namun dengan pendekatan yang mindful dan manajemen prioritas yang tepat, kita bisa kembali produktif tanpa mengorbankan kesejahteraan jiwa. Kiat sederhana ini juga mengingatkan kita untuk tidak memaksakan diri dan tetap menjaga pola hidup sehat selama masa transisi agar terhindar dari "jetlag psikologis".
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....