Mengenal Post-Holiday Blues
- 25 Mar 2026 09:02 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Setelah liburan usai, tidak sedikit orang merasa hampa atau kehilangan semangat. Momen yang sebelumnya hangat dan penuh kebersamaan berganti dengan rutinitas yang terasa lebih berat. Perubahan ini sering disebut sebagai post-holiday blues.
Fenomena ini bukan sekadar rasa malas biasa. Banyak orang mengalami penurunan mood, sulit fokus, hingga rasa cemas ringan saat kembali beraktivitas. Kondisi ini muncul karena tubuh dan pikiran perlu beradaptasi kembali.
Menurut American Psychological Association, perubahan pola tidur, aktivitas, dan ekspektasi selama liburan dapat memengaruhi kondisi emosional seseorang. Selain itu, penelitian dalam Journal of Affective Disorders menunjukkan bahwa transisi dari periode menyenangkan ke rutinitas dapat memicu penurunan suasana hati sementara.
Jika tidak disadari, kondisi ini bisa memengaruhi produktivitas. Seseorang menjadi lebih mudah menunda pekerjaan atau merasa kurang termotivasi. Namun, kondisi ini umumnya tidak berlangsung lama.
Beberapa langkah sederhana dapat membantu proses adaptasi. Mengatur kembali jadwal tidur, menyusun prioritas, dan memberi waktu penyesuaian bisa membantu mengembalikan ritme aktivitas. Pendekatan ini membuat perubahan terasa lebih bertahap.
Selain itu, menjaga hal-hal kecil yang menyenangkan dari masa liburan juga bermanfaat. Misalnya dengan melihat kembali dokumentasi liburan atau merencanakan kegiatan sederhana ke depan. Cara ini membantu menjaga suasana hati tetap stabil.
Post-holiday blues merupakan respons yang wajar terhadap perubahan suasana. Dengan memahami kondisi ini, seseorang dapat lebih siap kembali ke rutinitas. Adaptasi yang baik akan membantu menjaga keseimbangan antara istirahat dan aktivitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....