Dampak Video atau Konten Cepat bagi Perkembangan Anak

  • 22 Apr 2026 19:12 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Tontonan anak dengan perpindahan slide yang terlalu cepat kini menjadi perhatian para orang tua dan pendidik di era digital. Fenomena ini banyak ditemukan pada konten video pendek yang menyajikan visual berganti dalam hitungan detik.

Para ahli menilai, paparan visual yang terlalu cepat dapat memengaruhi perkembangan fokus anak. Anak cenderung terbiasa dengan stimulasi instan sehingga kesulitan berkonsentrasi pada aktivitas yang membutuhkan waktu lebih lama.

Mengutip laman keslan.kemkes.go.id, pada Rabu, 22 April 2026, disebutkan bahwa penggunaan gawai atau screen time yang berlebihan pada anak dapat menimbulkan pengaruh buruk bagi kesehatan dan perkembangan. Dampaknya mencakup gangguan pada otak, perilaku, hingga kemampuan berpikir anak.

Selain itu, perubahan gambar yang cepat juga berpotensi menyebabkan overstimulasi pada otak anak. Kondisi ini membuat anak mudah gelisah dan sulit untuk kembali tenang setelah menonton.

Dampak lainnya terlihat pada kemampuan anak dalam memahami informasi. Anak yang terbiasa dengan tontonan cepat cenderung mengalami kesulitan dalam mencerna materi yang disampaikan secara bertahap.

Dari sisi emosional, tontonan dengan ritme cepat dapat memicu respons yang berlebihan. Anak bisa menjadi lebih mudah marah, rewel, atau kesulitan mengontrol emosi dalam keseharian.

Tidak hanya itu, kebiasaan menonton sebelum tidur dengan konten cepat juga dapat mengganggu kualitas istirahat anak. Otak yang masih aktif akibat stimulasi visual membuat anak sulit tidur nyenyak.

Sementara itu dikutip dari laman antaranews.com, dalam jangka pendek, screen time berlebih bisa membuat anak terlambat menguasai keterampilan motorik, baik motorik kasar maupun motorik halus. Anak dengan screen time berlebih, juga akan mengalami keterlambatan perkembangan bicara dan bahasa hingga gangguan perkembangan kognitif atau kecerdasan.

Untuk itu, orang tua diimbau lebih selektif dalam memilih tontonan bagi anak. Pendampingan serta pembatasan waktu layar menjadi langkah penting guna menjaga tumbuh kembang anak tetap optimal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....