Negara Iceland Hampir Tidak Pernah Terlibat Perang
- 12 Mar 2026 10:20 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Negara Iceland dikenal sebagai salah satu negara di dunia yang hampir tidak pernah terlibat dalam peperangan. Sejak berdiri sebagai negara merdeka pada tahun 1944, Islandia tidak memiliki angkatan darat permanen seperti kebanyakan negara lainnya. Kebijakan ini membuat Islandia lebih fokus pada pembangunan sosial, pendidikan, serta kesejahteraan masyarakat dibandingkan penguatan militer.
Salah satu alasan utama mengapa Islandia jarang terlibat konflik adalah karena letak geografisnya yang terpencil di kawasan Atlantik Utara. Negara ini berupa pulau yang jauh dari pusat konflik geopolitik dunia sehingga relatif aman dari ancaman invasi. Selain itu, jumlah penduduknya yang relatif kecil juga membuat pemerintah memilih pendekatan keamanan yang lebih sederhana dibandingkan membangun kekuatan militer besar.
Meski tidak memiliki angkatan darat, Islandia tetap menjaga keamanan negaranya melalui kerja sama internasional. Negara ini menjadi anggota NATO sejak tahun 1949. Melalui kerja sama tersebut, keamanan Islandia juga didukung oleh negara-negara sekutu yang tergabung dalam aliansi pertahanan tersebut.
Dalam sejarahnya, Islandia memang pernah mengalami ketegangan yang dikenal sebagai “Cod Wars” atau perang ikan dengan United Kingdom pada tahun 1950–1970-an. Namun konflik ini tidak berupa perang bersenjata besar, melainkan perselisihan mengenai wilayah penangkapan ikan di laut Atlantik. Perselisihan tersebut akhirnya diselesaikan melalui jalur diplomasi tanpa konflik militer besar.
Dengan kebijakan damai dan fokus pada diplomasi, Islandia sering disebut sebagai salah satu negara paling aman dan damai di dunia. Pendekatan ini membuktikan bahwa stabilitas negara tidak selalu harus bergantung pada kekuatan militer besar, tetapi juga pada kerja sama internasional, kebijakan politik yang stabil, serta pengelolaan sumber daya yang baik. ??