Inilah Sembilan Tips Puasa Sehat Tetap Bugar
- 15 Feb 2026 19:42 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Sering merasa lemas, sulit fokus, atau mengantuk saat puasa? Padahal pekerjaan dan aktivitas tetap berjalan normal. Perubahan pola makan dan tidur selama Ramadan memang bisa memengaruhi kondisi tubuh. Namun, dengan strategi yang tepat, kamu tetap bisa menjalani puasa dengan segar dan produktif.
Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi momentum memperbaiki gaya hidup. Jika diatur dengan baik, puasa justru membantu detoksifikasi alami, meningkatkan sensitivitas insulin, hingga memperbaiki kualitas tidur. Kuncinya ada pada pola makan, hidrasi, aktivitas, dan istirahat yang seimbang.
Pertama, penuhi kebutuhan cairan. Tubuh tetap memerlukan sekitar delapan gelas air per hari. Terapkan pola 2-4-2, dua gelas saat berbuka, empat gelas di antara berbuka dan sahur, serta dua gelas saat sahur. Air kelapa juga bisa membantu menggantikan elektrolit yang hilang selama berpuasa.
Kedua, jangan lewatkan sahur. Sahur adalah “bahan bakar” utama sepanjang hari. Pilih karbohidrat kompleks seperti beras merah atau oat, serta protein dari telur, ikan, ayam, tahu, dan tempe agar kenyang lebih lama. Hindari makan berlebihan karena justru bisa memicu gangguan pencernaan dan rasa tidak nyaman.
Ketiga, kontrol porsi saat berbuka. Awali dengan air putih dan kurma, lalu makan secara bertahap. Batasi gorengan dan makanan berminyak karena dapat meningkatkan kolesterol dan berat badan. Kurangi pula minuman manis berlebihan, kebutuhan gula harian sebaiknya tidak lebih dari 50 gram. Pilih jus buah tanpa tambahan gula sebagai alternatif.
Keempat, tetap aktif dan cukup istirahat. Lakukan olahraga ringan hingga sedang selama 30 menit setelah berbuka, seperti jalan kaki atau bersepeda. Hindari olahraga berat saat perut kosong. Pastikan juga tidur cukup dan kurangi kebiasaan begadang agar tubuh tetap bertenaga.
Terakhir, lengkapi menu sahur dan berbuka dengan buah tinggi air seperti semangka, jeruk, pepaya, atau pir. Konsumsi kurma membantu mengembalikan energi dengan cepat berkat gula alaminya. Ramadan hanya datang setahun sekali, jadikan bulan ini sebagai titik awal gaya hidup lebih sehat, bukan sekadar menahan lapar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....