Lahan Gambut Ganjal Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis
- 05 Okt 2026 13:23 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bengkalis masih terkendala persoalan lahan. Lahan seluas sekitar 6,5 hektare yang sebelumnya disiapkan Pemerintah Kabupaten Bengkalis di Desa Wonosari, Kecamatan Bengkalis, dinyatakan tidak memenuhi syarat setelah melalui proses verifikasi pemerintah pusat.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis, Hambali, mengatakan hasil verifikasi menunjukkan lahan tersebut merupakan kawasan dengan kondisi tanah gambut. Sementara itu, Kementerian Sosial (Kemensos) selaku kementerian yang menangani pembangunan Sekolah Rakyat tidak dapat membangun fasilitas tersebut di atas lahan gambut.
Hal tersebut disampaikan Hambali kepada RRI, Senun 5 Oktober 2026 siang. "Jadi saat ini kita tengah mencari lahan alternatif untuk menggantikan lahan yang kemarin diusulkan. Setelah dapat nanti akan kembali diusulkan agar pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis bisa terealisasi," ujar Hambali.
Menurutnya, Dinas Sosial Bengkalis kini melakukan inventarisasi terhadap sejumlah lahan kosong milik pemerintah daerah yang berpotensi digunakan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.
Lahan pengganti tersebut harus memenuhi sejumlah persyaratan, terutama memiliki luas minimal sekitar 6,8 hektare dan bukan merupakan lahan gambut.
"Kita sedang lakukan inventarisir lahan kosong tapi yang bukan lahan gambut, serta berkoordinasi dengan Bupati Bengkalis untuk melakukan usulan kembali nantinya," kata Hambali.
Hambali menyebutkan, peluang menemukan lahan yang memenuhi persyaratan di wilayah perkotaan Bengkalis cukup kecil. Sebab, sebagian besar lahan di kawasan Kota Bengkalis memiliki karakteristik tanah gambut.
Karena itu, lokasi alternatif untuk pembangunan Sekolah Rakyat kemungkinan berada di kecamatan lain yang memiliki lahan dengan kondisi tanah yang sesuai.
"Kemungkinan lahan yang tersedia dengan kondisi bukan tanah gambut diperkirakan tidak di Kota Bengkalis. Bisa jadi di kecamatan lainnya, karena untuk di Kota Bengkalis hampir seluruh lahan yang ada merupakan tanah gambut," katanya.
| Baca juga: Bupati Afni Minta Maaf Dampak Karhutla Siak |
Dinas Sosial Bengkalis menargetkan dalam satu hingga dua bulan ke depan sudah ada kepastian lokasi baru yang dapat diusulkan kepada pemerintah pusat.
"Kita upayakan dalam waktu satu sampai dua bulan ke depan sudah jelas lahan mana yang akan diusulkan kepada pemerintah pusat," ucap Hambali.
Dengan adanya kendala lahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bengkalis kini harus kembali mencari lokasi yang memenuhi persyaratan teknis agar rencana pembangunan Sekolah Rakyat tetap dapat direalisasikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....