Polisi Tangani Perselisihan Warga dan PT Adei, Satu Orang Diamankan

  • 04 Okt 2026 21:11 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Kepolisian Sektor (Polsek) Pinggir, Polres Bengkalis, menangani perselisihan antara masyarakat Simpang PKS PT Adei dengan security PT STRUM yang terjadi di areal perkebunan PT Adei, Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Personil polisi mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) pasca keributan di PT. Adei.

Dalam penanganan perkara tersebut, polisi telah mengamankan satu orang yang diduga terlibat. Sementara sejumlah pihak lainnya yang diduga terlibat masih dalam pengejaran dan penyelidikan petugas.

Kapolsek Pinggir Kompol Agung Rama Setiawan, S.I.K., M.Si., mengatakan personel langsung turun ke lokasi setelah menerima informasi mengenai perselisihan tersebut.

“Personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan. Selanjutnya dilakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan hingga berhasil mengamankan satu orang yang diduga terlibat,” ujar Agung, Minggu, 4 Oktober 2026.

Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, Korlap Security PT STRUM Achmad S. Boly bersama sejumlah security melakukan patroli menggunakan kendaraan roda empat di areal perkebunan PT Adei, tepatnya di belakang PKS PT Adei.

Saat patroli, security melihat dua orang laki-laki menggunakan sepeda motor sambil membawa dua janjang buah kelapa sawit menuju Ram milik Pak Indah di Simpang PKS.

Security kemudian turun dari kendaraan dan menanyakan asal-usul buah kelapa sawit tersebut. Tidak lama berselang, sekitar 20 orang masyarakat yang tidak dikenal datang ke lokasi.

Situasi kemudian memanas hingga terjadi perselisihan yang disertai aksi penyerangan menggunakan parang, tojok dan cangkul.

Pihak security berupaya meninggalkan lokasi. Namun, kendaraan yang digunakan mengalami kerusakan pada bagian kaca dan bodi.

Dalam kejadian tersebut, salah seorang security PT STRUM bernama Max mengalami luka pada bagian kening dan kemudian mendapatkan pengobatan.

Perselisihan kembali terjadi pada siang harinya di Pos 2 ATM PT Adei. Sejumlah massa datang dan melakukan sweeping terhadap security PT STRUM.

Aksi tersebut kemudian menyebabkan kerusakan terhadap satu unit mes security PT STRUM, empat unit sepeda motor Honda CRF serta dua unit mobil Toyota Hilux.

Salah seorang security PT STRUM, Yacopa, juga mengalami luka pada bagian kepala akibat senjata tajam serta patah hidung. Korban kemudian mendapatkan perawatan di Klinik Berkah Pinggir.

Menerima informasi kejadian tersebut, personel Polsek Pinggir segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan. Petugas juga melakukan penyelidikan guna mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam rangkaian kejadian.

“Terhadap pihak lainnya yang diduga terlibat, petugas masih melakukan pengejaran dan pendalaman untuk mengungkap seluruh rangkaian kejadian,” kata Agung.

Ia menegaskan, Polri akan menangani perkara tersebut secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami mengimbau seluruh pihak agar tidak melakukan tindakan yang dapat kembali memicu perselisihan. Serahkan penanganannya kepada pihak kepolisian,” tegasnya.

Saat ini situasi di wilayah tersebut dilaporkan telah kondusif. Personel Polsek Pinggir masih melakukan pemantauan untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....