MUI Bengkalis Dorong Razia Penyakit Sosial Dilakukan Berkala

  • 18 Sep 2026 19:00 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis mengapresiasi langkah pemerintah daerah bersama aparat terkait yang melakukan razia terhadap salon kecantikan yang diduga berpotensi menjadi tempat praktik penyakit sosial di masyarakat.

Sekretaris MUI Kabupaten Bengkalis, Affan Zahidi, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mencegah berkembangnya praktik-praktik yang bertentangan dengan norma agama dan budaya Melayu di tengah masyarakat.

Menurutnya, MUI Bengkalis mendukung langkah penertiban tersebut dan berharap razia tidak hanya dilakukan ketika muncul laporan atau keresahan masyarakat, tetapi dapat dilaksanakan secara periodik dan berkelanjutan.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada pemerintah yang telah melaksanakan razia salon sebagai ikhtiar untuk mencegah terjadinya penyakit sosial di masyarakat. Tentu MUI sangat mendukung apa yang telah dilaksanakan oleh pemerintah,” ujar Affan Zahidi, Jum'at, 18 September 2026.

Ia berharap kegiatan serupa tidak hanya menyasar salon yang diduga menjadi tempat praktik negatif, tetapi juga dilakukan di sejumlah lokasi lain yang berpotensi menjadi tempat berlangsungnya aktivitas yang menyalahi ketentuan norma agama maupun norma budaya Melayu.

“Kami sangat berharap kepada pemerintah bisa melaksanakan razia seperti itu secara periodik dan terus berkelanjutan. Tidak hanya menyasar salon-salon yang diduga melakukan praktik hal-hal negatif, tetapi juga tempat-tempat lainnya yang diduga terdapat praktik yang menyalahi ketentuan norma agama dan norma budaya Melayu,” katanya.

Affan menyebutkan, dorongan tersebut sejalan dengan tausiah dan rekomendasi MUI Bengkalis yang sebelumnya telah disampaikan kepada pemerintah daerah terkait upaya pencegahan penyakit sosial.

“Kami berharap pemerintah dapat melaksanakan hal tersebut. Ini sejalan dengan tausiah ataupun rekomendasi MUI kepada pemerintah terkait upaya pencegahan penyakit sosial yang kami terbitkan sekitar setahun yang lalu,” tuturnya.

MUI Bengkalis berharap sinergi antara pemerintah, aparat penegak aturan, tokoh agama dan masyarakat dapat terus diperkuat. Dengan pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan, berbagai potensi penyakit sosial diharapkan dapat dicegah sejak dini sehingga kehidupan masyarakat tetap berjalan sesuai dengan norma agama dan nilai-nilai budaya Melayu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....