Jelang KKI, Disdagperin Bengkalis Imbau SPBU Pastikan Stok BBM

  • 14 Sep 2026 11:24 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Menjelang pelaksanaan Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2026 di Pulau Bengkalis, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis mengimbau seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) reguler maupun nonreguler atau SPBU Kompak untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM).

Kepala Disdagperin Kabupaten Bengkalis, Zulpan mengatakan imbauan tersebut dilakukan sesuai arahan Bupati Bengkalis Kasmarni untuk menjaga stabilitas ketersediaan BBM selama pelaksanaan KKI yang berlangsung pada 14-17 September 2026.

"Ini sesuai arahan Ibu Bupati Bengkalis untuk tetap menjaga stabilitas BBM agar kegiatan KKI dapat berjalan lancar," ujar Zulpan, Senin 14 September 2026.

Menurutnya, Kabupaten Bengkalis sebagai tuan rumah KKI diperkirakan mengalami peningkatan mobilitas masyarakat, peserta, panitia, pelaku usaha maupun pengunjung dari luar daerah. Karena itu, seluruh SPBU, khususnya yang berada di Pulau Bengkalis, diminta mengantisipasi peningkatan kebutuhan BBM.

SPBU juga diminta memastikan pasokan dari penyalur atau depot berjalan lancar serta melakukan koordinasi lebih awal apabila diperkirakan terjadi kekurangan stok. Selain itu, pengelola SPBU diingatkan tidak melakukan penimbunan maupun tindakan yang dapat menghambat distribusi dan pelayanan kepada masyarakat.

"Pantau stok secara berkala dan segera koordinasikan apabila ada kendala pasokan maupun distribusi yang berpotensi menyebabkan kelangkaan BBM," kata Zulpan.

Ia juga meminta pelayanan penyaluran BBM dilakukan secara tertib, transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku. Hal tersebut penting untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat, peserta, panitia dan seluruh pihak yang terlibat dalam KKI tetap terpenuhi selama kegiatan berlangsung.

Sementara itu, Koordinator Bidang Transportasi Panitia KKI, Andriano, mengatakan peningkatan mobilitas kendaraan sudah mulai terlihat, terutama kendaraan jenis bus yang membawa peserta maupun pihak terkait kegiatan KKI ke Bengkalis.

Menurut Andriano, kendaraan-kendaraan tersebut membutuhkan BBM jenis solar, Dexlite maupun Pertalite. Berdasarkan laporan dari liaison officer (LO), terdapat kendaraan bus yang sempat mengalami kesulitan mendapatkan BBM, khususnya solar.

"Memang ada peningkatan jumlah kendaraan yang masuk ke Bengkalis, khususnya kendaraan jenis bus. Mereka membutuhkan solar, Dexlite dan juga Pertalite," ujar Andriano.

Untuk mengantisipasi persoalan tersebut, panitia telah mengingatkan para pengemudi bus agar mengisi BBM terlebih dahulu di wilayah Sungai Pakning sebelum melanjutkan perjalanan menuju Bengkalis.

"Kami sudah memberi lampu kuning kepada sopir bus untuk bisa mengisi BBM di Sei Pakning, sehingga ketika sudah di Bengkalis tidak lagi kesulitan mendapatkan BBM," katanya.

Andriano menambahkan, panitia juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, khususnya Disdagperin, untuk membantu memastikan kebutuhan BBM selama pelaksanaan KKI dapat terpenuhi.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, khususnya Disdagperin, untuk membantu memenuhi kebutuhan BBM di Bengkalis selama kegiatan berlangsung," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....