Jangan Bakar Lahan Sembarangan, Ada Tanggung Jawab Moral kepada Allah

  • 07 Sep 2026 21:01 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Kebiasaan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar masih menjadi perhatian, terutama karena dapat memicu kebakaran yang lebih luas dan berdampak terhadap lingkungan.

Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis, Eny Gustinawati, mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

Menurut Eny, menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab manusia kepada Allah SWT. Karena itu, tindakan yang berpotensi merusak alam perlu dihindari, termasuk membakar lahan tanpa memperhatikan kondisi dan dampaknya.

Ia menjelaskan, dalam konsep ekoteologi, manusia tidak hanya diberikan kesempatan untuk memanfaatkan alam, tetapi juga memiliki kewajiban untuk menjaga dan merawatnya.

“Jangan membakar lahan sembarangan. Kalau kita tahu ada api atau kebakaran, segera laporkan dan jangan dibiarkan, karena api bisa meluas dan akhirnya merusak lingkungan,” ujar Eny Gustinawati kepada RRI Senin 7 September 2026.

Eny mengatakan, kepedulian terhadap lingkungan seharusnya tidak berhenti pada kegiatan membersihkan halaman atau membuang sampah pada tempatnya. Masyarakat juga perlu memahami bahwa setiap tindakan yang dilakukan terhadap alam memiliki dampak bagi kehidupan bersama.

Menurutnya, ketika hutan atau lahan terbakar, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pemilik atau pengelola lahan. Asap dapat mengganggu masyarakat, sementara kerusakan ekosistem juga dapat memengaruhi keberlangsungan kehidupan dalam jangka panjang.

Karena itu, Eny mengajak masyarakat lebih berhati-hati dalam mengelola lahan dan mencari cara yang tidak menimbulkan kerusakan lingkungan.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun kepedulian sejak dari keluarga. Anak-anak perlu diberikan pemahaman bahwa alam harus dijaga, bukan hanya dimanfaatkan.

Bagi Eny, kepedulian terhadap lingkungan merupakan salah satu bentuk nyata dari keimanan. Ketika seseorang memahami bahwa alam merupakan ciptaan dan amanah dari Allah SWT, maka menjaga kelestariannya menjadi bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual.

Ia berharap masyarakat semakin sadar bahwa menjaga lingkungan bukan semata-mata kewajiban pemerintah atau aktivis lingkungan, melainkan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat.

Dengan kesadaran tersebut, berbagai potensi kerusakan lingkungan, termasuk kebakaran lahan, diharapkan dapat dicegah sejak dari tingkat masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....