Ditengah Kabut Asap, Pegawai KUA Ukui Gelar Doa Bersama dan Santuni 71 Anak Yatim
- 05 Sep 2026 21:35 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Pelalawan - Di tengah kondisi kering dan kabut asap yang melanda wilayah Ukui, Kabupaten Pelalawan, kepedulian terhadap sesama tetap digelorakan. KUA Kecamatan Ukui sekaligus Ustazd Heri Rudi Saputra, menginisiasi kegiatan doa bersama memohon turunnya hujan sekaligus memberikan santunan kepada sekitar 71 anak yatim.
Kegiatan yang berlangsung di rumah Hartono, Jalan PLN, Kelurahan Ukui, tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus ikhtiar keagamaan masyarakat di tengah kondisi cuaca kering dan kabut asap yang terjadi di wilayah tersebut.
“Semoga doa yang kita panjatkan dikabulkan Allah SWT, hujan segera turun, dan para donatur diberikan keberkahan serta kelancaran dalam usahanya. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi anak-anak yatim, tetapi juga menjadi ladang amal dan kebaikan bagi para donatur yang telah ikut berkontribusi," jelas Ustadz Heri, Sabtu 5 September 2026.
Dalam pelaksanaannya, Heri menggandeng sejumlah aghniya dan pengusaha ikan untuk turut berpartisipasi sebagai donatur. Dukungan tersebut diwujudkan dalam bentuk santunan kepada anak-anak yatim yang hadir dalam kegiatan.
Sebanyak sekitar 71 anak yatim menerima santunan berupa uang. Selain itu, mereka juga mendapatkan paket nasi kotak dan makanan ringan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar hujan segera diturunkan.
Heri mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama memanjatkan doa agar kondisi kekeringan dan kabut asap yang terjadi di wilayah Ukui segera berakhir.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Ukui, Suranto, mengapresiasi inisiatif yang dilakukan Heri sebagai salah satu pegawai KUA Kecamatan Ukui. Ia menilai kondisi kabut asap tidak seharusnya menjadi penghalang bagi masyarakat untuk tetap menjalankan berbagai agenda kebaikan.
“Di tengah bencana kabut asap, agenda-agenda kebaikan masih bisa dilaksanakan. Apalagi kegiatan ini diisi dengan doa bersama agar hujan dapat turun dan kabut asap cepat hilang,” ujar Suranto.
Kegiatan doa bersama dan santunan tersebut menjadi wujud ikhtiar keagamaan sekaligus kepedulian sosial masyarakat Ukui. Di tengah kondisi yang penuh tantangan akibat kekeringan dan kabut asap, kepedulian terhadap anak yatim tetap menjadi perhatian, sembari memanjatkan harapan agar hujan segera turun dan kondisi udara kembali membaik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....