Kabut Asap Belum Ganggu Pelayaran Bengkalis, KSOP Pastikan Aman
- 28 Agt 2026 17:25 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah dalam beberapa hari terakhir belum mengganggu aktivitas pelayaran di wilayah Bengkalis. Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Bengkalis memastikan aktivitas kapal feri penyeberangan, kapal penumpang antarpulau hingga pelayaran tujuan antarnegara masih berjalan normal.
Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli (KBPP) KSOP Bengkalis, Febri Amtino, mengatakan hingga Jumat 28 Agustus 2026, belum ada penundaan keberangkatan kapal akibat kondisi kabut asap maupun cuaca.

"Sejak tiga hari lalu sampai hari ini belum ada penundaan keberangkatan karena jarak pandang, angin dan ombak masih dalam keadaan stabil. Sementara untuk kabut asap, jarak pandang masih bisa untuk dilalui," ujar Febri.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat aktivitas pelayaran di wilayah kerja KSOP Bengkalis masih dinilai layak dan aman untuk dilalui. Meski demikian, pihaknya tetap mengingatkan seluruh nakhoda kapal agar meningkatkan kewaspadaan karena kondisi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu.
"Setiap keberangkatan, kami tetap mengimbau para nakhoda kapal untuk tetap waspada dan berhati-hati, karena kondisi cuaca bisa berubah setiap saat," katanya.
Febri menjelaskan, berdasarkan data cuaca yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Jumat (28/8/2026), tinggi gelombang di wilayah perairan Bengkalis berada pada kisaran 0,3 hingga 0,5 meter atau masih dalam kategori intensitas gelombang rendah.

Sedangkan untuk jalur pelayaran dari Bengkalis menuju Muar dan Malaka, Malaysia, tinggi gelombang berada pada kisaran 0,3 hingga 0,8 meter dengan intensitas gelombang sedang.
"Untuk kondisi cuaca di Bengkalis saat ini terpantau mendung dan diperkirakan akan turun hujan dengan intensitas sedang. Kecepatan angin saat ini kurang lebih 9 sampai 15 knot," jelasnya.
Ia menambahkan, secara umum kondisi pelayaran di wilayah Bengkalis dan Selat Malaka masih terpantau aman dan lancar. Namun, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas bagi seluruh pengguna jasa transportasi laut.
"Kami selalu memberikan imbauan kepada para pelaut yang berlayar di wilayah Bengkalis dan Selat Malaka untuk tetap berhati-hati dan mengutamakan aspek keselamatan terlebih dahulu dibandingkan yang lainnya," tegas Febri.
Sementara itu, salah seorang warga Bengkalis yang bekerja di Malaysia, Ahmad Jumari, mengaku perjalanan pulangnya dari Muar menuju Bengkalis menggunakan kapal feri berlangsung aman.
"Ketika kembali ke tanah air, selama perjalanan menggunakan kapal feri dari Muar ke Bengkalis tetap aman untuk dilalui. Meskipun di Malaysia kabut asap masih cukup tebal," ujar Ahmad.
Dengan kondisi jarak pandang, angin dan gelombang yang masih mendukung, aktivitas pelayaran di Bengkalis hingga saat ini masih berlangsung seperti biasa. Meski begitu, para pelaut diminta tetap memantau perkembangan cuaca dan mengutamakan keselamatan selama berlayar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....