Penyuluh Agama Ingatkan Masyarakat Tidak Membakar Lahan Sembarangan
- 04 Sep 2026 10:30 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Kabut asap akibat kebakaran lahan tidak hanya mengganggu jarak pandang, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan kualitas udara. Kondisi tersebut menjadi pengingat pentingnya mencegah kebakaran lahan sejak dini.
Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis, Eny Gustinawati, mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Menurutnya, mencegah kerusakan lingkungan juga merupakan bagian dari tanggung jawab manusia kepada Allah SWT.
Eny menjelaskan, dalam konsep ekoteologi, manusia tidak hanya diberikan kesempatan untuk memanfaatkan alam, tetapi juga memiliki kewajiban untuk menjaga dan merawatnya.
Karena itu, tindakan yang berpotensi merusak lingkungan, termasuk pembakaran lahan yang dapat memicu kebakaran dan menghasilkan kabut asap, perlu dihindari.
“Jangan membakar lahan sembarangan. Kalau kita tahu ada api atau kebakaran, segera laporkan dan jangan dibiarkan, karena api bisa meluas dan akhirnya merusak lingkungan,” ujar Eny Gustinawati kepada RRI Jumat 4 September 2026.
Ia mengatakan, dampak kebakaran lahan tidak hanya dirasakan di lokasi terjadinya kebakaran. Asap yang dihasilkan dapat menyebar ke wilayah lain dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Menurut Eny, persoalan lingkungan seharusnya tidak hanya dilihat sebagai persoalan pemerintah atau kelompok pemerhati lingkungan. Setiap orang memiliki peran untuk mencegah kerusakan alam melalui tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mengajak masyarakat lebih berhati-hati ketika mengelola lahan dan tidak memilih cara yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Selain persoalan pembakaran lahan, Eny juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga lingkungan melalui kebiasaan sederhana lainnya, seperti tidak membuang sampah ke sungai, menggunakan air secukupnya serta menanam dan merawat pohon.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan perlu ditanamkan sejak dari keluarga, termasuk kepada anak-anak. Dengan memberikan contoh sejak dini, kesadaran untuk menjaga alam diharapkan dapat menjadi kebiasaan.
Eny menegaskan, alam merupakan ciptaan Allah SWT yang harus dijaga. Karena itu, menjaga lingkungan tidak hanya memiliki manfaat bagi kehidupan manusia, tetapi juga menjadi bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual.
Ia berharap masyarakat semakin sadar bahwa mencegah kebakaran lahan dan menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama agar lingkungan tetap aman dan nyaman bagi generasi saat ini maupun generasi mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....