Peserta Saka Bahari Dibekali Penguatan Akhlak dan Bahaya Pergaulan Bebas

  • 05 Sep 2026 21:38 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Dumai - Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Dumai Kota, Azmir, memberikan pembinaan keagamaan kepada peserta Pengukuhan Saka Bahari Angkatan XIII Lanal Dumai dan pergantian Dewan Saka sebagai instruktur. Kegiatan yang berlangsung di Pantai Ecopark, Jalan Mataim, Kelurahan Teluk Makmur-Puak, tersebut diisi dengan materi tentang bahaya pergaulan bebas serta pentingnya membentengi diri dengan akhlak.

Dalam penyampaiannya, Azmir mengajak para peserta memahami bahwa pergaulan merupakan bagian penting dalam kehidupan remaja. Karena itu, pergaulan perlu dijalani secara bijak dengan tetap berpedoman pada nilai-nilai agama dan norma sosial.

Menurutnya, pergaulan bebas menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama karena dapat membawa generasi muda pada berbagai perilaku yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun masa depan.

“Pergaulan bebas saat ini cukup marak di tengah kehidupan kita. Karena itu, anak-anak muda perlu memiliki pegangan yang kuat agar tidak mudah terbawa oleh lingkungan maupun pengaruh pergaulan yang tidak baik,” ujar Azmir, Sabtu 5 September 2026.

Ia menekankan salah satu cara untuk menjaga diri dari pengaruh negatif adalah dengan memperkuat akhlak. Menurut Azmir, nilai-nilai agama tidak cukup hanya dipahami sebagai pengetahuan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari.

“Bentengi diri dengan akhlak. Ketika seseorang memiliki akhlak yang baik, ia akan lebih mampu membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik, serta berani menjaga dirinya dari pengaruh yang dapat merusak masa depan,” jelasnya.

Azmir juga mengingatkan peserta untuk memanfaatkan masa muda dengan kegiatan yang membangun karakter, meningkatkan kedisiplinan, memperluas wawasan, serta mengembangkan berbagai potensi diri.

Ia menilai lingkungan yang baik dan pertemanan yang sehat memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki rasa tanggung jawab dan mampu mengambil keputusan secara tepat.

Pembinaan keagamaan tersebut menjadi bagian dari peran PAI KUA Dumai Kota dalam memberikan edukasi dan penguatan nilai-nilai agama kepada generasi muda di berbagai lingkungan. Penyuluh agama tidak hanya berperan dalam menyampaikan pengetahuan keagamaan, tetapi juga mendorong terbentuknya ketahanan diri generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Kegiatan Pengukuhan Saka Bahari Angkatan XIII Lanal Dumai dan pergantian Dewan Saka sebagai instruktur berlangsung dalam suasana pembinaan dan kebersamaan. Kehadiran PAI KUA Dumai Kota diharapkan dapat memberikan penguatan karakter dan nilai keagamaan sebagai bekal peserta dalam menjalankan aktivitas serta peran mereka di tengah masyarakat.

Azmir menegaskan bahwa pembentukan generasi muda tidak cukup hanya dengan keterampilan dan kedisiplinan. Karakter dan akhlak juga harus menjadi landasan dalam setiap tindakan dan pengambilan keputusan.

“Generasi muda harus memiliki kemampuan, disiplin, dan semangat untuk maju. Namun yang tidak kalah penting adalah akhlaknya. Dengan akhlak yang baik, ilmu dan keterampilan yang dimiliki dapat digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....