ICMI Bengkalis Resmi Dilantik, Siap Bersinergi Bangun Daerah

  • 31 Agt 2026 22:18 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Kabupaten Bengkalis periode 2026–2031 resmi dilantik di Wisma Sri Mahkota Bengkalis, Senin 31 Agustus 2026.

Prosesi pelantikan dihadiri Bupati Bengkalis Kasmarni, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis Ersan Syaputra, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua ICMI Orwil Riau Burhanuddin Agung, para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, serta sejumlah tokoh agama, masyarakat dan organisasi kemasyarakatan. Turut hadir Ketua MKA LAMR Kabupaten Bengkalis Datuk Seri Ilham Noer, Ketua MUI Kabupaten Bengkalis Amrizal, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis Khaidir, serta tamu undangan lainnya.

Pelantikan diawali dengan pengucapan janji pengurus yang dipandu Ketua Umum ICMI Orwil Riau Burhanuddin Agung. Setelah itu, Burhanuddin secara resmi melantik jajaran pengurus ICMI Orda Kabupaten Bengkalis periode 2026–2031 dan dilanjutkan dengan penyerahan pataka kepada Ketua ICMI Orda Bengkalis, Rinto.

Bupati Bengkalis Kasmarni berikan ucapan selamat pada pengurus ICMI

Bupati Bengkalis Kasmarni dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan tahniah kepada seluruh jajaran pengurus ICMI Orda Bengkalis yang baru dilantik.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kami mengucapkan selamat dan tahniah kepada ketua beserta seluruh jajaran pengurus ICMI Orda Bengkalis periode 2026–2031 yang pada hari ini resmi dilantik,” ujar Kasmarni.

Ia berharap amanah yang diberikan kepada pengurus dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab dan integritas, sehingga ICMI Bengkalis semakin solid, progresif dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat, masyarakat serta daerah.

Bupati berfoto bersama

Kasmarni juga menilai tema pelantikan, “Peradaban Islam dan Masa Depan Indonesia: Membangun Bangsa Berbasis Ilmu, Inovasi dan Akhlak”, sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (AI), serta perubahan ekonomi dan sosial menuntut seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton perubahan, tetapi ikut mengambil peran sebagai pelaku perubahan.

“Untuk itu, kita membutuhkan tiga kekuatan utama, yakni ilmu untuk membangun kapasitas, inovasi untuk menciptakan kemajuan, dan akhlak untuk memastikan kemajuan tetap berada di jalan yang benar,” tegasnya.

Kasmarni mengatakan ilmu tanpa akhlak dapat kehilangan arah, sedangkan inovasi tanpa moral berpotensi kehilangan kendali. Sebaliknya, ilmu dan inovasi yang dibangun di atas nilai-nilai akhlak akan menjadi kekuatan besar dalam membangun peradaban.

Lebih lanjut, ia menegaskan ICMI memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah. ICMI, kata Kasmarni, tidak cukup hanya menjadi ruang bertukar gagasan, tetapi harus mampu menerjemahkan ilmu menjadi amal, gagasan menjadi gerakan dan inovasi menjadi kemanfaatan bagi masyarakat.

“Kami Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyadari bahwa kami tidak mungkin bekerja sendiri. Kita membutuhkan kolaborasi para ulama, akademisi, cendekiawan, tokoh agama, generasi muda, dunia usaha dan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Karena itu, Kasmarni berharap ICMI Orda Bengkalis dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan gagasan dan rekomendasi pembangunan yang berbasis ilmu pengetahuan serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Ketua ICMI Orda Kabupaten Bengkalis periode 2026–2031, Dr. Rinto, menyampaikan bahwa pelantikan tersebut menjadi awal dari tanggung jawab besar bagi seluruh jajaran pengurus.

“Setelah dilantik, tugas dan tanggung jawab kita tentu sangat besar. Kami siap membantu pemerintah dalam mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang bermarwah, maju dan sejahtera melalui program Bermasa,” ujar Rinto.

Rinto juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya pelantikan tersebut, khususnya kepada Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni atas dukungan yang diberikan

Ia menjelaskan, kepengurusan ICMI Orda Bengkalis periode 2026–2031 telah dilakukan penataan dan perampingan. Jika pada periode sebelumnya jumlah pengurus mencapai lebih dari 80 orang, kini kepengurusan dirampingkan menjadi sekitar 40 orang yang terbagi dalam enam divisi atau bidang.

“Kami ingin kepengurusan ini lebih efektif, solid dan mampu bekerja sesuai bidang masing-masing. Harapannya, keberadaan ICMI benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung pembangunan daerah,” katanya.

Dalam kepengurusan ICMI Orda Kabupaten Bengkalis periode 2026–2031, Rinto, dipercaya sebagai Ketua. Ia didampingi Alma'arif, Khairi Fahrizal dan Sri Mawarti sebagai Wakil Ketua. Sementara itu, Ridho Muhajir dipercaya sebagai Sekretaris, didampingi Dadang Suhenda, Sopian Elharfani dan Syafrizal sebagai Wakil Sekretaris.

Untuk posisi Bendahara dipercayakan kepada Nuryasni dengan Muhrodin dan Fakhriyani sebagai Wakil Bendahara, bersama sejumlah pengurus dan anggota lainnya.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru tersebut, ICMI Orda Kabupaten Bengkalis diharapkan mampu memperkuat peran cendekiawan muslim dalam memberikan gagasan, inovasi dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah serta kemajuan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....