DPRD Bengkalis Dorong Dokter Putra Daerah Jadi Spesialis
- 31 Agt 2026 22:10 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Pemerintah Kabupaten Bengkalis dinilai perlu menyiapkan dokter putra daerah untuk melanjutkan pendidikan menjadi dokter spesialis sebagai salah satu solusi jangka panjang mengatasi kekurangan tenaga spesialis di rumah sakit daerah.
Gagasan tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bengkalis, Samsu Dalimunthe, di tengah masih adanya sejumlah bidang spesialis yang belum terpenuhi di beberapa rumah sakit umum daerah.
Menurut Samsu, pemenuhan dokter spesialis tidak cukup hanya mengandalkan penempatan tenaga dari luar daerah. Pemerintah perlu membangun sumber daya manusia kesehatan dari daerah sendiri agar kebutuhan tenaga spesialis dapat dipenuhi secara berkelanjutan.
“Kita perlu menyiapkan dokter dari daerah sendiri untuk menjadi dokter spesialis. Tentunya harus ada kebijakan yang memberikan perlindungan dari sisi fasilitas dan tunjangan setelah mereka menyelesaikan pendidikan,” katanya seperti dikutip di laman resmi RSUD Bengkalis, Senin 31 Agustus 2026.
Samsu menilai, dokter yang berasal dari Bengkalis memiliki peluang lebih besar untuk kembali dan mengabdi di daerah setelah menyelesaikan pendidikan. Karena itu, pemerintah daerah perlu menyiapkan pola pembiayaan dan dukungan yang jelas sejak awal.
Dukungan tersebut dapat diberikan melalui program pendidikan spesialis, beasiswa, maupun skema kerja sama dengan institusi pendidikan kedokteran. Setelah menyelesaikan pendidikan, dokter yang bersangkutan dapat diarahkan untuk memperkuat rumah sakit yang memang membutuhkan bidang spesialis tertentu.
Menurutnya, pola tersebut sekaligus menjadi bentuk investasi pemerintah daerah terhadap sumber daya manusia. Hasilnya memang tidak dapat dirasakan dalam waktu singkat, tetapi dapat menjadi solusi yang lebih berkelanjutan dibandingkan hanya mencari dokter spesialis dari luar daerah.
Hal senada disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Bengkalis, Muhammad Isa. Ia menilai pemenuhan dokter spesialis membutuhkan dua strategi sekaligus, yakni langkah cepat untuk menutup kekosongan saat ini dan persiapan sumber daya manusia untuk kebutuhan jangka panjang.
Untuk jangka pendek, pemerintah perlu mencari cara agar dokter spesialis yang dibutuhkan dapat segera tersedia di rumah sakit daerah. Sementara dalam jangka panjang, dokter umum asal Bengkalis perlu diberikan kesempatan untuk menempuh pendidikan spesialis sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan daerah.
Muhammad Isa juga menilai kondisi geografis Bengkalis menjadi salah satu tantangan dalam menarik dokter spesialis untuk bertugas. Karakteristik wilayah kepulauan membuat kebutuhan dan daya tarik daerah perlu dipertimbangkan dalam menyusun kebijakan penempatan tenaga kesehatan.
Selain itu, menurutnya, dokter spesialis juga memiliki pertimbangan terkait peluang pendapatan tambahan melalui praktik. Jumlah pasien dan aktivitas industri di Pulau Bengkalis yang tidak sebesar daerah lain dapat menjadi salah satu faktor yang membuat dokter spesialis mempertimbangkan penempatan di daerah.
Karena itu, pemerintah daerah dinilai perlu menawarkan dukungan yang lebih komprehensif. Tidak hanya berupa insentif, tetapi juga fasilitas, kepastian penempatan, serta jaminan pengembangan karier bagi dokter yang bersedia mengabdi di Bengkalis.
Upaya menyiapkan dokter putra daerah menjadi spesialis diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kesehatan dari luar daerah. Strategi tersebut juga dapat membantu pemerintah menyesuaikan jenis dokter spesialis dengan kebutuhan masing-masing rumah sakit.
Komisi IV DPRD Bengkalis berharap persoalan kekurangan dokter spesialis tidak hanya diselesaikan melalui kebijakan jangka pendek. Pemerintah daerah perlu mulai menyiapkan sumber daya manusia sejak sekarang agar kebutuhan tenaga spesialis di Kabupaten Bengkalis dapat dipenuhi secara lebih mandiri pada masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....