E-Ticketing RoRo Bengkalis Ditargetkan Mulai 17 September

  • 24 Agt 2026 18:33 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Persiapan penerapan tiket elektronik atau e-ticketing pada layanan penyeberangan RoRo Bengkalis–Sungai Selari mulai dilakukan setelah Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Gerbang Berkah Solusi Indonesia (GBSI).

Saat ini, proses penerapan sistem tersebut memasuki tahap penyediaan dan pemasangan infrastruktur pendukung. Sejumlah peralatan yang dibutuhkan PT GBSI mulai dikirim ke Bengkalis dan diperkirakan seluruhnya tiba pekan depan.

Kepala Bidang Pelayaran Dishub Bengkalis, Edi Kurniawan, mengatakan peralatan yang dikirim tersebut antara lain gate, perangkat komputerisasi, serta peralatan jaringan yang akan digunakan untuk mendukung sistem e-ticketing di pelabuhan RoRo.

“Barang tersebut sudah mulai dikirim. Diperkirakan seluruh barang yang akan digunakan sudah sampai di Bengkalis pekan depan. Di antaranya mulai dari gate, komputerisasi dan peralatan jaringan lainnya,” ujar Edi.

Menurutnya, setelah seluruh fasilitas tiba, pemasangan dan pengerjaan infrastruktur akan langsung dilakukan oleh pihak PT GBSI.

Di sisi lain, Dishub Bengkalis juga melakukan sejumlah penyesuaian terhadap fasilitas dan pola antrean kendaraan di pelabuhan agar dapat mendukung penerapan sistem tiket elektronik tersebut.

Edi menjelaskan, sejumlah perubahan bahkan telah dilakukan sebelumnya, salah satunya di Pelabuhan Sungai Selari. Perubahan tersebut mencakup jalur antrean kendaraan dan jalur keluar setelah kendaraan turun dari kapal.

“Yang kemarin sudah banyak kita lakukan perombakan. Seperti di Pelabuhan Sungai Selari sudah dilakukan perombakan pada awal tahun. Di antaranya perubahan lokasi jalur antrean mobil yang sebelumnya berada di sebelah kiri kalau keluar dari kapal, sekarang sudah disesuaikan berada di sebelah kanan,” jelasnya.

Sementara jalur yang sebelumnya digunakan untuk antrean kendaraan di sebelah kiri, kini disiapkan sebagai jalur keluar kendaraan dari pelabuhan setelah kapal bersandar.

Selain pengaturan jalur, nantinya juga akan dilakukan penyesuaian sejumlah fasilitas lainnya, termasuk pemindahan beberapa water barrier di titik-titik tertentu.

Edi mengatakan, berdasarkan action plan yang disampaikan PT GBSI, penerapan e-ticketing di penyeberangan RoRo Bengkalis ditargetkan mulai berjalan pada pertengahan September 2026.

Namun, penerapannya kemungkinan dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, sistem e-ticketing dapat diberlakukan terlebih dahulu bagi kendaraan roda empat sambil dilakukan evaluasi dan penyempurnaan.

“Kepada Dishub Bengkalis memang meminta pertengahan September ini sudah bisa berjalan. Namun mungkin akan dilakukan bertahap. Bisa saja nanti untuk awal penerapan e-ticketing akan berlaku untuk mobil dahulu, sambil dilakukan evaluasi secara bertahap,” terangnya.

Ia menambahkan, penerapan secara menyeluruh, termasuk bagi pejalan kaki dan kendaraan roda enam, membutuhkan waktu. Hal tersebut dilakukan agar sistem yang diterapkan dapat berjalan optimal dan tidak menimbulkan kendala bagi masyarakat pengguna jasa penyeberangan.

Sementara itu, CEO PT GBSI Firdaus membenarkan bahwa sejumlah peralatan untuk mendukung penerapan e-ticketing sudah dikirim ke Bengkalis.

“Barang sedang dikirim, perkiraan minggu depan sudah sampai Bengkalis. Tim kita yang akan melakukan pengerjaan pemasangan fasilitas e-ticketing juga akan sampai dan langsung melakukan pengerjaan,” kata Firdaus.

Menurutnya, pekerjaan tahap awal meliputi pengerjaan sipil, penyiapan jaringan, hingga pemasangan berbagai fasilitas yang telah disiapkan.

Firdaus menegaskan, PT GBSI menargetkan sistem e-ticketing sudah dapat mulai digunakan pada 17 September 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Perhubungan Nasional.

“Kita menyiapkan jaringan mulai minggu depan. Kalau sudah sampai kita pasang. Nanti kalau terpasang berarti kita sudah siap untuk penerapan,” pungkasnya.

Dengan target tersebut, penerapan e-ticketing di Pelabuhan RoRo Bengkalis dan Sungai Selari diharapkan dapat meningkatkan keteraturan layanan penyeberangan sekaligus menjadi bagian dari upaya digitalisasi pelayanan transportasi di Kabupaten Bengkalis..

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....