Warga Binaan Perempuan di Lapas Bengkalis Rutin Ikuti Pembinaan Keagamaan
- 21 Agt 2026 21:09 WIB
- Bengkalis
RRI.COID, Bengkalis - Pembinaan keagamaan menjadi salah satu kegiatan rutin bagi warga binaan perempuan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bengkalis. Kegiatan tersebut meliputi pembacaan Yasin, Surat Al-Kahfi, serta pembelajaran membaca Al-Qur'an bagi warga binaan yang masih berada pada tahap Iqra.
Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis sekaligus Pembina Wanita Lapas, Eny Gustinawati, mengatakan kegiatan pembinaan keagamaan dilaksanakan secara rutin, salah satunya setiap hari Jumat.
Kegiatan diawali dengan membaca Surat Yasin, kemudian dilanjutkan dengan membaca Surat Al-Kahfi, khususnya sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir.
"Setiap hari Jumat baca Yasin dulu, Surat Kahfi sepuluh ayat pertama, sepuluh ayat terakhir. Sudah itu baru belajar ngaji bagi yang Iqra, belajar Iqra," ujar Eny kepada RRI, Jumat 21 Agustus 2026.
Menurut Eny, pembelajaran membaca Al-Qur'an diberikan secara bertahap sesuai kemampuan masing-masing warga binaan. Mereka yang belum lancar membaca Al-Qur'an akan dibimbing menggunakan metode Iqra hingga mampu melanjutkan ke tahap berikutnya.
Ia menyebutkan, proses pembelajaran tersebut menunjukkan perkembangan positif. Salah seorang warga binaan bahkan berhasil menyelesaikan pembelajaran Iqra setelah mengikuti bimbingan selama sekitar lima bulan.
"Yang khatam tadi, lima bulan belajar Iqra khatam, naik Al-Qur'an," katanya.
Eny menilai keberhasilan warga binaan menyelesaikan pembelajaran Iqra menjadi bagian penting dari proses pembinaan keagamaan di Lapas. Selain meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi warga binaan untuk memperbaiki diri dan memperkuat pemahaman keagamaan.
Pembinaan dilakukan secara berkelanjutan dengan menyesuaikan kemampuan awal setiap warga binaan. Dengan pendekatan tersebut, warga binaan yang sebelumnya belum lancar membaca Al-Qur'an tetap mendapatkan kesempatan untuk belajar hingga mampu melanjutkan ke tahap berikutnya.
Eny berharap kegiatan pembinaan keagamaan dapat menjadi bekal bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan di Lapas maupun ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....