ICMI Bengkalis Dorong Kolaborasi Gagasan untuk Perkuat Pembangunan Daerah
- 15 Agt 2026 19:25 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia atau ICMI Organisasi Daerah (ORDA) Bengkalis mendorong penguatan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam menghadirkan gagasan dan solusi bagi pembangunan daerah. Komitmen tersebut disampaikan dalam audiensi Pengurus ICMI ORDA Bengkalis dengan Bupati Bengkalis, Kasmarni, Sabtu 15 Agustus 2026.
Audiensi dipimpin Ketua ICMI ORDA Bengkalis terpilih, Dr. Rinto bersama jajaran pengurus. Pertemuan tersebut tidak hanya membahas persiapan pelantikan kepengurusan periode 2026-2031, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan arah kontribusi ICMI dalam mendukung pembangunan Kabupaten Bengkalis.
Rinto mengatakan, ICMI memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi pemikiran berdasarkan kapasitas intelektual para anggotanya. Menurutnya, cendekiawan dapat mengambil peran sebagai mitra strategis pemerintah dengan menghadirkan gagasan yang objektif, konstruktif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Audiensi ini merupakan langkah awal kami untuk membangun komunikasi dan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bengkalis. ICMI tidak hanya ingin menjadi organisasi tempat berhimpunnya para cendekiawan, tetapi juga ingin memberikan kontribusi pemikiran dan gagasan yang konstruktif bagi pembangunan daerah,” ujar Rinto.
Ia menjelaskan, kontribusi tersebut dapat dikembangkan melalui kolaborasi dalam berbagai sektor, terutama peningkatan kualitas sumber daya manusia, pendidikan, sosial, ekonomi, keagamaan serta bidang strategis lainnya. ICMI diharapkan mampu menjadi ruang bertemunya gagasan, pengetahuan dan kebutuhan pembangunan di tengah masyarakat.
Selain agenda pelantikan, Rinto mengungkapkan bahwa acara pelantikan Pengurus ICMI ORDA Bengkalis periode 2026-2031 pada 31 Agustus 2026 mendatang juga akan dirangkai dengan peluncuran buku ICMI. Buku tersebut diharapkan menjadi salah satu bentuk dokumentasi pemikiran dan kontribusi ICMI, sekaligus memperkenalkan gagasan para cendekiawan kepada masyarakat.
“Pada saat pelantikan nanti, kami juga akan melakukan launching buku ICMI. Ini menjadi salah satu bentuk kontribusi dan dokumentasi pemikiran dari ICMI, sehingga gagasan yang ada tidak hanya berhenti dalam ruang diskusi, tetapi bisa menjadi bahan bacaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta pembangunan daerah,” kata Rinto.

Rinto berharap sinergi antara ICMI dan pemerintah daerah dapat menghasilkan program maupun rekomendasi yang memberikan manfaat nyata. Ia menilai pembangunan daerah akan lebih kuat apabila pemerintah mendapatkan dukungan pemikiran dari berbagai unsur masyarakat yang memiliki kompetensi dan kepedulian terhadap kemajuan daerah.
Bupati Bengkalis Kasmarni menyambut baik kehadiran ICMI sebagai bagian dari elemen masyarakat yang dapat memberikan masukan bagi pembangunan daerah. Menurutnya, pemerintah membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar kebijakan pembangunan dapat semakin responsif terhadap persoalan dan kebutuhan masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Bengkalis tentu menyambut baik kontribusi ICMI. Kami berharap ICMI dapat memberikan pemikiran-pemikiran yang konstruktif dan solutif, terutama dalam mendukung pembangunan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bengkalis,” ujar Kasmarni.
Dalam audiensi tersebut, Bupati Kasmarni juga menyatakan kesediaannya menghadiri pelantikan Pengurus ICMI ORDA Bengkalis periode 2026-2031 pada 31 Agustus 2026. Kesediaan tersebut menjadi bagian dari penguatan komunikasi antara pemerintah daerah dan kepengurusan ICMI yang baru.
“Kami siap membangun sinergi dan kolaborasi bersama ICMI. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam membangun daerah, karena dibutuhkan dukungan dan pemikiran dari berbagai elemen masyarakat, termasuk para cendekiawan. Insyaallah, saya bersedia hadir pada pelantikan Pengurus ICMI ORDA Bengkalis periode 2026-2031 pada 31 Agustus mendatang,” tegas Kasmarni.
Audiensi tersebut menjadi momentum awal bagi ICMI ORDA Bengkalis untuk menempatkan peran cendekiawan tidak hanya dalam ruang akademik dan organisasi, tetapi juga dalam proses pembangunan daerah. Peluncuran buku pada agenda pelantikan diharapkan turut memperkuat tradisi literasi dan dokumentasi gagasan, sementara kolaborasi dengan pemerintah dapat diarahkan pada lahirnya solusi yang relevan bagi kebutuhan masyarakat Bengkalis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....