Empat Tokoh Bengkalis Berpulang, LAMR Diliputi Duka Mendalam
- 12 Agt 2026 16:27 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Suasana duka menyelimuti Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis. Sejak 9 Agustus 2026, sejumlah tokoh tua dan tokoh adat Bengkalis berpulang ke Rahmatullah secara berturut-turut.
Mereka adalah H. Khairuddin Nur, H. Bahrum, H. Syaiful Aula, dan terakhir H. Yuhelmi. Kepergian empat tokoh tersebut menjadi kehilangan besar bagi keluarga, LAMR, maupun masyarakat Kabupaten Bengkalis.

H. Khairuddin Nur diketahui pernah menjadi pengurus LAMR Kabupaten Bengkalis masa khidmat 2019-2024. Sementara H. Syaiful Aula merupakan salah satu tokoh tua yang selama ini dikenal memiliki peran dalam kehidupan masyarakat Bengkalis.
Sedangkan H. Bahrum dan H. Yuhelmi merupakan pengurus aktif LAMR Kabupaten Bengkalis masa khidmat 2024-2029.
Ketua Umum DPH LAMR Kabupaten Bengkalis, Datuk Seri Syaukani Al Karim, mengatakan kepergian para tokoh tersebut merupakan kehilangan besar bagi lembaga adat dan masyarakat Bengkalis.

Menurutnya, para almarhum telah memberikan bakti dan sumbangsih bagi negeri Bengkalis sesuai dengan bidang masing-masing.
"Bulan Agustus ini merupakan bulan dukacita bagi LAMR Kabupaten Bengkalis, karena beberapa tokoh adat dan tokoh tua negeri ini telah berpulang ke Rahmatullah, mendahului kita semua. Ini sebuah kehilangan besar, karena pada bidangnya masing-masing, mereka semua telah menunjukkan bakti yang luar biasa," ujar Datuk Seri Syaukani Al Karim, Rabu, 12 Agustus 2026.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan para tokoh yang telah berpulang agar seluruh pengabdian dan bakti yang diberikan kepada LAMR maupun negeri Bengkalis menjadi amal ibadah.

"Kita semua berdukacita yang sedalam-dalamnya. Mari kita semua mendoakan semoga semua bakti yang sudah disumbangkan, baik kepada LAMR maupun kepada negeri ini, menjadi amal ibadah, dan Allah membalasnya dengan kebaikan-kebaikan pada hari akhirat," ucapnya.
Hal senada disampaikan Ketua Umum MKA LAMR Kabupaten Bengkalis, Datuk Seri H. Ilham Noer. Ia menyebut kepergian para tokoh tersebut bukan hanya menjadi duka bagi keluarga, tetapi juga merupakan duka bersama bagi masyarakat dan lembaga adat.
"Para tokoh tersebut merupakan aset berharga bagi lembaga adat dan Bengkalis. Sejak masa lampau, mereka sudah berbuat banyak untuk kemajuan negeri ini, sesuai dengan bidang masing-masing. Kita patut menaruh hormat kepada mereka semua," katanya.

Datuk Seri H. Ilham Noer juga menyampaikan penghormatan dan doa atas jasa serta pengabdian para tokoh yang telah meninggalkan negeri Bengkalis.
"Saya atas nama Ketua Umum MKA menyatakan turut berdukacita, seraya berdoa semoga mereka mendapatkan tempat yang sebaik-baiknya di sisi Allah Azza wa Jalla," tuturnya.
Kepergian H. Khairuddin Nur, H. Bahrum, H. Syaiful Aula, dan H. Yuhelmi dalam waktu yang berdekatan menjadi catatan duka mendalam bagi LAMR Kabupaten Bengkalis. Jejak pengabdian dan kontribusi mereka diharapkan tetap dikenang serta menjadi bagian dari sejarah perjalanan lembaga adat dan masyarakat Bengkalis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....