Petani Bengkalis Jajaki Peluang Pasok Semangka untuk Program MBG
- 04 Agt 2026 10:56 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis – Petani milenial Desa Pambang Baru, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, mulai menjajaki peluang pemasaran hasil panen semangka melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian lokal di tengah musim panen semangka yang sedang berlangsung.
Petani milenial Abdul Razak mengatakan pihaknya telah menghubungi sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk membuka peluang agar hasil panen semangka lokal dapat menjadi salah satu komoditas yang dipasok ke dapur penyedia makanan Program Makan Bergizi Gratis.
"Kami sudah menghubungi SPPG yang ada. Kami minta bantu untuk memasukkan di dapur-dapur MBG," ujar Abdul Razak, Selasa, 4 Agustus 2026,
Menurutnya, hingga saat ini hasil panen semangka masih dipasarkan di wilayah Bengkalis melalui penjualan langsung kepada masyarakat. Namun, dengan meningkatnya produksi dan kualitas hasil panen, petani optimistis dapat memperluas jangkauan pemasaran, termasuk melalui program-program pemerintah yang membutuhkan pasokan bahan pangan segar.
Abdul Razak menjelaskan, pada musim panen kali ini kelompok petani membudidayakan tiga varietas semangka, yakni semangka loreng berbiji, semangka kuning berbiji, dan semangka merah tanpa biji. Ketiga varietas tersebut ditanam di lahan seluas sekitar dua hektare di Desa Pambang Baru.
Selain memasarkan hasil panen secara langsung kepada masyarakat, para petani juga mengembangkan konsep wisata petik semangka. Melalui konsep tersebut, pengunjung dapat memetik buah langsung dari kebun dan menimbang hasil panennya sendiri. Wisata panen ini diharapkan mampu menjadi daya tarik baru sekaligus memberikan nilai tambah bagi hasil pertanian lokal.
Abdul Razak mengatakan, saat ini hasil panen semangka sedang melimpah sehingga pihaknya terus berupaya mencari berbagai peluang pasar. Selain pasar tradisional dan penjualan langsung kepada masyarakat, kerja sama dengan berbagai lembaga maupun program pemerintah dinilai dapat membantu menjaga stabilitas harga hasil panen di tingkat petani.
Sementara itu, Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkalis, Yana Susilayeni, mengatakan pemerintah daerah terus berupaya membantu petani memperluas akses pemasaran melalui Gerakan Bela Beli Hasil Petani Lokal. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan penjualan hasil panen, tetapi juga mengenalkan potensi pertanian Bengkalis kepada masyarakat.
Yana menjelaskan, semangka yang dibudidayakan petani Desa Pambang Baru memiliki kualitas yang baik karena ditanam di lahan gambut. Kondisi tersebut menghasilkan buah dengan cita rasa manis dan menjadi salah satu potensi pertanian yang layak dikembangkan sebagai komoditas unggulan daerah.
Melalui dukungan pemerintah daerah, petani berharap hasil pertanian Bengkalis semakin dikenal masyarakat dan mampu menembus pasar yang lebih luas. Apabila peluang kerja sama dengan Program Makan Bergizi Gratis dapat terwujud, hal tersebut diyakini akan membantu meningkatkan pendapatan petani, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendorong pemanfaatan produk pertanian lokal dalam mendukung program strategis pemerintah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....