Pendampingan Polbeng Dongkrak Omzet dan Produksi UMKM Rokan Hilir
- 22 Jul 2026 09:12 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis – Program pendampingan yang dilakukan Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) bersama PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) mulai menunjukkan hasil. Capaian tersebut disampaikan dalam Workshop Laporan Keuangan Digital, Desain Kemasan, dan Peningkatan Kualitas Produk UMKM yang digelar di Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Minggu 19 Juli 2026.
Direktur Politeknik Negeri Bengkalis, Johny Custer, mengatakan pendampingan yang dilakukan tidak hanya berupa pelatihan, tetapi juga mencakup identifikasi kebutuhan usaha, penerapan teknologi tepat guna, peningkatan kualitas produk, penguatan pemasaran, hingga pendampingan manajemen usaha.
"Melalui dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan jejaring mitra, kami berupaya agar hasil pendidikan, penelitian, dan pengabdian benar-benar memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat," kata Johny.
Menurut Johny, hasil pendampingan mulai terlihat pada sejumlah pelaku UMKM. Salah satunya usaha Keripik Ibu Iyar yang mengalami peningkatan omzet dari sekitar Rp8 juta per bulan pada 2023 menjadi sekitar Rp27 juta per bulan pada 2026 setelah mendapatkan pendampingan peningkatan kualitas produk, perbaikan kemasan, dan strategi pemasaran.
Selain itu, UMKM penghasil gula aren berbahan nira kelapa sawit juga mengalami peningkatan kapasitas produksi dari sekitar 200 kilogram menjadi 600 kilogram per hari setelah memperoleh dukungan teknologi, peralatan, dan pendampingan proses produksi.
"Ketika inovasi, teknologi, pendampingan, dan komitmen dipadukan secara konsisten, UMKM dapat tumbuh menjadi usaha yang lebih kuat, produktif, mandiri, dan berdaya saing," ujarnya.
Sebagai bagian dari program pemberdayaan tersebut, Polbeng menggelar Workshop Laporan Keuangan Digital, Desain Kemasan, dan Peningkatan Kualitas Produk UMKM di Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi Polbeng dengan PT Pertamina Hulu Rokan yang telah berlangsung sejak 2022 dan diperkuat melalui dukungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir sejak 2023.
Dalam workshop itu, pelaku UMKM memperoleh pembekalan mengenai pengelolaan laporan keuangan berbasis digital, pengembangan desain kemasan yang mampu meningkatkan nilai jual produk, serta penerapan standar kualitas produksi agar lebih efisien dan kompetitif.
Manager Field Operation North PT Pertamina Hulu Rokan, Azumar Ridwan, mengatakan program pemberdayaan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal.
Sementara itu, Ketua DPC Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Rokan Hilir, Karmila Sari, menilai peningkatan kualitas produk, transformasi digital, dan penguatan tata kelola usaha menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing UMKM. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi, dunia usaha, dan pemerintah perlu terus diperkuat agar semakin banyak pelaku UMKM yang mampu berkembang secara mandiri.
Melalui pendampingan yang berkelanjutan tersebut, Polbeng berharap pelaku UMKM di Kabupaten Rokan Hilir dapat terus meningkatkan kapasitas usahanya sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....