IPARI Riau Dorong Penyuluh Agama Jadi Penggerak Kerukunan dan Peduli Lingkungan

  • 20 Jul 2026 18:17 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Pekanbaru – Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Provinsi Riau mendorong para penyuluh agama untuk menjadi penggerak kerukunan umat sekaligus pelopor kepedulian terhadap lingkungan di tengah masyarakat, Minggu 19 Juli 2026. Upaya tersebut menjadi salah satu fokus yang diperkuat melalui rangkaian Kemah Kerukunan dan Ekoteologi yang diikuti penyuluh agama dari 12 kabupaten dan kota di Provinsi Riau.

Ketua IPARI Provinsi Riau, Masrizal, mengatakan penyuluh agama memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang tidak hanya mengajarkan pentingnya toleransi, tetapi juga mengajak masyarakat menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

Menurutnya, tantangan penyuluh agama saat ini semakin kompleks sehingga diperlukan penguatan kapasitas agar mampu memberikan edukasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan dari sejumlah narasumber yang berasal dari unsur kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru, Kementerian Agama, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Materi yang diberikan meliputi penguatan moderasi beragama, mitigasi bencana, hingga pelestarian lingkungan berbasis nilai-nilai keagamaan.

Salah satu pesan yang mengemuka dalam pembekalan tersebut adalah pentingnya menjaga keseimbangan hubungan antara manusia, sesama, dan lingkungan.

"Merawat alam adalah bentuk pertanggungjawaban iman kita. Ketika alam terjaga, potensi bencana dapat ditekan, dan ruang hidup masyarakat menjadi lebih aman," ungkap salah seorang narasumber.

IPARI Riau menilai penyuluh agama memiliki posisi yang dekat dengan masyarakat sehingga dapat menjadi ujung tombak dalam menyampaikan edukasi mengenai pentingnya hidup rukun serta menjaga lingkungan melalui pendekatan keagamaan.

Pembekalan tersebut diharapkan dapat diterapkan oleh para penyuluh agama setelah kembali ke daerah masing-masing. Selain terus memperkuat toleransi dan kerukunan umat beragama, para penyuluh juga didorong untuk mengajak masyarakat melakukan aksi nyata dalam menjaga kebersihan, kelestarian alam, serta meningkatkan kesadaran terhadap upaya pencegahan bencana.

Melalui penguatan kapasitas tersebut, IPARI Provinsi Riau berharap peran penyuluh agama semakin luas, tidak hanya sebagai penyampai pesan-pesan keagamaan, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam membangun masyarakat yang rukun, peduli lingkungan, dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....